Mencuci piring menjadi salah satu kegiatan pembersihan yang berat menurut banyak orang. Bahkan, sebagian orang menumpuknya hingga menimbulkan masalah lainnya, seperti penumpukan kotoran hingga datangnya hama di dapur.
Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, banyak produsen peralatan elektronik menawarkan kemudahan dalam kegiatan pembersihan ini. Salah satunya dengan menggunakan mesin pencuci piring atau dishwasher.
Baca Juga: Piring Keramik Putih Bernoda? Ini Cara Membersihkannya
Rayssa Dynta, Content Creator Home & Living, mengatakan dalam acara talk show pembukaan Bosch Home Experience Center di IDD, PIK 2 Jakarta, jika saat ini banyak pemilik rumah yang sudah menggunakan teknologi di perangkat rumahnya.
“Jika generasi lebih dulu menggunakan jasa asisten rumah tangga, saat ini banyak pemilik rumah yang bekerja dan lebih menggunakan home appliances dengan teknologi terbaru,” katanya.
Namun, sebenarnya, apakah menggunakan mesin pencuci piring lebih hemat daripada mencuci piring secara manual? Ini penjelasannya.
Menggunakan Mesin Pencuci Piring Lebih Hemat?

Pada kesempatan yang sama, Anil Narula, President Director Bosch Home Appliances, menjelaskan jika penggunaan mesin pencuci piring diklaim lebih hemat daripada mencuci piring dengan tangan.
“Sekali mencuci piring menggunakan tangan, membutuhkan air kira-kira 45 liter. Sementara itu, menggunakan dishwasher hanya menghabiskan 6,5 liter sekali siklus,” ungkapnya.
Baca Juga: Cara Mencuci Serbet Dapur yang Berminyak Pakai Produk Rumahan
Selain diklaim hemat air, menggunakan dishwasher juga dapat menghemat waktu. Sehingga ketika sedang diswasher sedang mencuci piring, kalian masih bisa mengerjakan pekerjaan lainnya.
Anil menambahkan, jika penggunaan mesin pencuci piring ini juga dapat meningkatkan tampilan di dalam dapur. Ia memperlihatkan desain built-in mesin pencuci piring yang dikamuflasekan dengan rak, sehingga tidak memberikan efek sempit di dalam ruangan yang terbatas.
