Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi beberapa waktu lalu, memicu sebaran abu vulkanik yang mengancam kualitas udara di berbagai wilayah.
Akibat lonjakan partikulat halus seperti PM2.5, PM10, hingga gas Sulfur Dioksida (SO2), tercatat dalam data pemantauan Lingkungan Hidup (KLH) dan IQAir, kualitas udara tidak sehat.
Baca Juga: Tips Untuk Menjaga Kualitas Udara di Dalam Rumah
Paparan partikel Silika yang tajam dari abu vulkanik, berbahaya untuk semua orang, khususnya sekitar 3,3 juta lansia berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan.
Menanggapi krisis kualitas udara ini, langkah penanganan dari tingkat rumah tangga menjadi krusial. Xiaomi Indonesia menghadirkan solusi tanggap darurat melalui Mijia Smart Air Purifier 6 Plus.
Tips Menjaga Kualitas Udara
Menghadapi kondisi kualitas udara yang tidak menentu, langkah-langkah preventif menjadi krusial. Berikut panduan sederhana untuk menjaga kualitas udara di rumah.
1. Basahi Area Terdampak Sebelum Dibersihkan
Membersihkan abu vulkanik membutuhkan kehati-hatian ekstra. Jika abu menumpuk di atap, halaman, atau teras rumah, hindari menyapunya dalam kondisi kering.
Semprotkan sedikit air terlebih dahulu untuk meredam partikel abu. Langkah ini sangat penting agar debu tidak
berterbangan ke udara dan terhirup kembali oleh anggota keluarga atau masuk ke dalam rumah.
2. Jaga Sirkulasi Udara Dalam Ruangan Tetap Bersih dan Steril
Pertahanan terbaik adalah dengan memastikan rumah Anda tertutup rapat. Segera tutup pintu, jendela, dan ventilasi udara untuk memutus akses masuknya abu vulkanik.
3. Gunakan Perangkat Elektronik Untuk Menjaga Kualitas Udara
Selanjutnya, optimalkan penjernihan udara di dalam ruangan menggunakan perangkat berteknologi tinggi seperti Mijia Smart Air Purifier 6 Plus.
Untuk mendukung langkah perlindungan menyeluruh ini, Xiaomi Indonesia merilis lini AIoT (Artificial Intelligence of Things) terbaru, yakni Mijia Smart Air Purifier 6 Plus.
Baca Juga: Diklaim Bisa Memurnikan Udara, Ini Cara Air Purifier Berfungsi!
Air purifier ini diklaim mampu melakukan purifikasi udara dengan cepat di ruangan besar hingga 91 meter persegi. Tak hanya dapat menyaring debu kasar, namun sistem 5-Layer Filtration-nya dapat menghilangkan alergen (bersertifikat SGS).
Sistem filtrasinya secara krusial menyaring partikulat mematikan seperti PM2.5 dan silika tajam vulkanik.
Mengeliminasi Virus dan Bakteri
Lebih lanjut, produk ini dilengkapi dengan High-Efficiency UVC Protection yang secara aktif mengeliminasi bakteri dan virus berbahaya di udara.
Terlebih, pemantauan kualitas udara (Smart Air Quality Monitoring) dapat dilakukan secara real-time dan seamless melalui aplikasi Xiaomi Home.
Baca Juga: Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Diluncurkan, Apa Saja Keunggulannya?
Menjawab kebutuhan mendesak masyarakat saat ini, peluncuran perdana (First Sale) Mijia Smart Air Purifier 6 Plus akan dimulai pada 9 September 2026.
Produk ini ditawarkan dengan harga promo Rp5.499.000 (dari harga normal Rp5.899.000) yang berlaku selama periode 9
September hingga 10 Oktober 2026.
Perangkat pintar pelindung kesehatan keluarga ini sudah dapat dibeli secara online melalui Mi.com, Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, Blibli, dan Lazada, serta tersedia secara offline di seluruh jaringan Xiaomi Store.
