Marmer merupakan salah satu bahan material bangunan yang memiliki ciri khas dan kesan mewah ketika diaplikasikan di berbagai bidang.
Merupakan batu alam yang berasal dari proses metamorfosa batu gamping, biasanya marmer diaplikasikan di lantai ataupun dinding di rumah.
Baca Juga: MM Galleri Buka Showroom Keempat di IDD, PIK 2, Ini Desainnya!
Akan tetapi, meskipun banyak jenis dan kesan mewah, marmer memiliki kekurangan daripada bahan material lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Henky Djaja, Direktor MM Galleri salah satu produsen marmer di Indonesia, ada tiga keterbatasan yang dimiliki oleh marmer.
Keterbatasan Marmer dalam Aplikasi di Hunian

Lebih lanjut, Henky menjelaskan tiga keterbatasan tersebut termasuk lebih berat daripada material lainnya, mudah pecah, dan sebuah material yang flat.
“Stone memiliki tiga keterbatasan, yakni lebih berat, gampang pecah, dan material yang flat. Sehingga jika ingin bentuk lain, harus melalui proses tahapan lainnya,” tambah Henky.
Baca Juga: 5 Inspirasi Dinding Dapur Keramik Dari Roman, Buat Lebih Luas!
Bobot yang berat membuat material ini sering diaplikasikan di dinding maupun di lantai. Akan tetapi, MM Galleri menawarkan hal yang lainnya, yakni mengaplikasikannya di atas plafon.
“Kita menyadari stone ini gampang pecah, sehingga kita menciptakan mesin belah untuk membuatnya lebih tipis daripada sebelumnya. Jika sebelumnya marmer bisa mencapai 2 cm, dengan melalui proses tersebut, stone yang diaplikasikan di plafon bisa mencapai 3 ml,” jelas Henky.
Baca Juga: Rekomendasi Keramik Lantai Kamar Mandi Kecil Estetik
Lantas, bagaimana caranya agar marmer bisa diaplikasikan di plafon? Henky menjelaskan ketebalan stone yang sudah ditipiskan hingga 3 ml tersebut, dijadikan seperti sandwich. “Kita membuat seperti sandwich; atasnya stone kemudian di tengahnya stainless steel, dan kemudian dilapisi oleh stone lagi,” ungkapnya.
Henky menjelaskan, karena sudah memiliki dimensi yang lebih tipis, stone dapat dengan mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan. “Stone memiliki sifat flat sehingga dengan membelahnya (menipiskannya) bisa dibentuk menjadi lengkung,” tutupnya.
