Batu Alam Untuk Teras
Dekorasi

4 Pilihan Batu Alam Untuk Lantai Teras

Merupakan area yang sering kali terkena paparan sinar matahari dan hujan, pemilihan pelapis teras harus diperhatikan dengan baik.

Selain memberikan estetika yang cantik, pelapis lantai teras juga harus dipilih yang dapat tahan lama terkena langsung dengan kondisi cuaca luar ruangan.

Baca Juga: Tips Dekorasi Dapur Kecil Tipe Rumah 36

Kini, batu alam menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk diaplikasikan di teras. Saat memilih batu alam untuk lantai teras, penting untuk memerhatikan tingkat pemadatan dan porositas yang memengaruhi penyerapan air.

Dilansir dari Houzy, batu alam sangat tangguh dan tahan lama. Lembaran batu alam memiliki porositas yang rendah dan mudah dirawat karena tidak dapat menembus dan tertingga pada permukaannya.

Namun, warna batu alam ini dapat berubah selama bertahun-tahun karena pengaruh cuaca. Lantas, batu alam seperti apa yang dapat diaplikasikan di area teras rumah? Berikut penjelasannya.

Batu Alam Untuk Lantai Teras

Batu Alam untuk Lantai Teras
Batu Alam untuk Lantai Teras/ Foto: Pexels/ Marianne

Lembaran batu alam tersedia dalam berbagai warna, bentuk, dan ukuran dengan inklusi atau butiran. Untuk area luar ruangan, ada beberapa jenis yang cocok. Berikut beberapa pilihan batu alam untuk lantai teras.

1. Lantai Granit

Granit adalah salah satu batu alam yang terkuat dengan beragam warna, urat, dan pola. Batu ini tidak memungkinkan masuknya air atau cairan lain sehingga merupakan pilihan yang baik untuk luar ruangan.

Ubin lantai granit menawarkan daya tahan tinggi dan tetap tahan selama bertahun-tahun tanpa memudar. Namun, ubin ini akan menjadi sangat dingin selama musim hujan.

Baca Juga: 7 Tips Dekorasi Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar

Selain itu, pemasangan ubin ini harus dilakukan oleh profesional karena bobotnya yang berat. Beberapa pemilik rumah juga mengatakan jika lantai granit luar ruangan sulit dibersihkan dan dirawat.

2. Lantai Batu Tulis

Ubin batu tulis merupakan batu alam berbutir halus yang cocok diaplikasikan di area seperti jalan masuk, beranda, dll karena fiturnya.

Baca Juga: Cara Merawat Lantai Kayu Agar Lebih Awet

Lantai batu tulis tidak berpori dan secara alami tahan terhadap air, api, noda, dan slip. Jenis ubin ini mudah dipasang dan hanya memerlukan pembersihan seperti menyapu atau mengepel dengan sabun lembut.

Akan tetapi, kekurangan dari lantai ini adalah rentan tergores dan terkadang menyebabkan retakan yang jelas terlihat.

3. Lantai Batu Kapur

Lantai batu kapur dapat menjadi salah satu alternatif pengganti lantai kayu karena motifnya yang dapat meniru kayu.

Baca Juga: Tips Memilih Karpet Lantai Agar Tidak Salah Ukuran

Ini merupakan pilihan yang tahan lama untuk penggunaan luar ruangan. Namun, karena lantai batu kapur rentan terhadap pengeroposan di suhu dingin, penggunaan pelapis yang tepat harus dilakukan.

4. Lantai Marmer

Ubin marmer adalah pilihan yang tahan lama untuk teras, trotoar, dan dek kolam renang. Untuk membuat permukaannya antislip, finishing yang diaplikasikan harus kasar dan rustic.

Karena sifatnya yang berpori, bahan ini tetap sejuk di bawah permukaan tanah, oleh karena itu bahan ini merupakan pilihan yang tepat untuk iklim panas. 

Baca Juga: 4 Jenis Lantai yang Dapat Menyejukkan Ruangan

Perawatan penyegelan dan pelapisan yang tepat membuat lantai marmer tahan air. Namun, tanpa penyegelan dan pelapisan, marmer rentan terhadap noda, goresan, dan penyerapan air.

Marmer yang dipoles rentan tergores sehingga tidak disarankan untuk lantai luar ruangan. Selain itu, pemasangan lantai marmer yang tidak tepat dapat menyebabkan pecah, terkelupas, dan retak.

Baca artikel menarik lainnya di Homeloving.id

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *