Rahasia Rumah Tahan Gempa
Tips & Trik

5 Tips Menjaga Rumah Tetap Sejuk di Musim Panas

Menjaga rumah tetap sejuk di saat musim kemarau, menjadi salah satu cara untuk memberikan kenyamanan. Sebab, saat musim kemarau tiba, udara di dalam rumah pun menjadi panas dan tidak nyaman.

Fenomena ini umum terjadi di Indonesia yang beriklim tropis. Selain menggunakan peralatan elektronik, ternyata untuk mengurangi panas di dalam rumah saat musim kemarau, harus mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan rumah.

Baca Juga: Suhu Dingin di Musim Kemarau, Ini Tips Lindungi Rumah di Udara Dingin

Hal ini dapat mengantisipasi udara panas dari luar rumah. Dikutip dari siaran pers Gravel, Minggu (18/8/24), ada berbagai langkah konstruksi dan struktural yang dapat diambil untuk memastikan rumah tetap sejuk meskipun suhu di luar melonjak.

Tips Menjaga Rumah Tetap Sejuk di Musim Panas

Menjaga Rumah Tetap Sejuk di Musim Panas
Menjaga Rumah Tetap Sejuk di Musim Panas, Foto: Unsplash: Emily Wang

Berikut beberapa hal yang dapat diterapkan saat ingin merenovasi rumah untuk menjaga rumah tetap sejuk meskipun suhu di luar melonjak tinggi.

1. Mengoptimalkan Atap dan Plafon Rumah

Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilaposo bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas.

Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi. Ini dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah.

    Baca Juga: Cara Mengusir Semut Masuk ke Rumah, Termasuk Memperbaiki Hunian!

    Selain itu pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin diatas dan semakin menjaga kesejukan didalamnya.

    Umumnya tinggi plafon ruang tamu 2,8m-3,2m dari lantai, dengan ini kalian dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal bagi plafon rumah.

    2. Memasang Jendela dengan Tepat

    Pemasangan jendela dengan tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.

    Ini juga dapat mempertahankan suhu dingin di dalam rumah. Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan.

    Jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah.

    Baca Juga: Berapa Suhu Ideal AC Saat Cuaca Panas? Ini Penjelasannya

    Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    3. Memastikan Ventilasi yang Baik

    Sistem ventilasi silang dimana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lainnya, efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah.

    Baca Juga: Jangan Salah, Ini Mode AC Untuk Musim Panas!

    Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    4. Menggunakan Pelapis Dinding yang Tepat

    Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas. Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah.

    Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata. Ini juga menjadi solusi membuat kamar tidur sejuk tanpa AC.

    5. Penggunaan AC atau Kipas Angin

    Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendigin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga menjadi tambahan yang berguna.

    Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

    Baca Juga: Jangan Salah, Ini Mode AC Untuk Musim Panas!

    Selain itu ada beberapa alternatif lain yang biasanya digunakan seperti penambahan unsur alam pada rumah. Seperti penambahan air mancur, kolam ikan, dan juga penambahan tumbuh-tumbuhan disekitar rumah.

    Menurut Ricky Alexander Samosir, PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, “Memang
    selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah.”

    You may also like...

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *