Jajaran Direksi Indonesian Paradise Property
News

8 Tahun Tanpa Kabar, Ini Kisah Akuisisi Antasari Place Oleh INPP

Berdiri di kawasan koridor bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan, Antasari Place menjadi salah satu destinasi baru bagi warga Jaksel.

Pasalnya, proyek yang berhasil diakuisisi oleh PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) ini, menghadirkan konsep integrated living. Tak hanya dapat tinggal di apartemen saja, penghuninya dapat dengan mudah mengakses hotel, mall, hingga kafe dapat dijangkau di dalam satu tempat.

Baca Juga: Menapaki 2025, INPP Menggapai Banyak Pencapaian, Apa Saja?

Setelah melalui proses yang panjang, Antasari Place yang sebelumnya memiliki nama Antasari 45 ini, berhasil menyelesaikan pembangunan Apartemen dengan melakukan topping off pada akhir tahun lalu, kemudian prosesi serah terima pada Maret 2025 lalu.

Tempat Tinggal Hingga Ruang Komunal

Lebih lanjut, Presiden Direktur-CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo menjelaskan jika dalam pembangunan Antasari Place waktu menjadi prioritas yang harus dipenuhi oleh mereka. Sebab, sebelum diakuisisi oleh INPP, proyek ini terhenti selama delapan tahun.

“Perubahannya tidak terlalu besar, hanya di interiornya saja yang banyak berubah. Sebab, kami tidak mau ada perubahan yang memengaruhi IMB, sehingga 80 persen kita keep. Untuk landscape ada perubahan bahkan kami upgrade, namun karena konturnya luar biasa, kami hanya ubah sekitar 50 persen. Untuk fasad dan massa gedung tidak banyak berubah,” jelasnya.

Baca Juga: Residensial Hingga Komersial, Ini yang Ingin Dihadirkan di Setiap Proyek INPP

Anthony menambahkan, dengan luas landscape 5800 meter persegi di tengah kota, Antasari Place menghadirkan ruang sosial yang lebih luas.

“Lahan landscape kami setengah hektar, kalau dilihat dari 30 lantai apartemen, ada 6000 meter persegi ruang sosial dibandingkan dengan apartemennya.

Sehingga, dengan kombinasi ruang terbuka dengan ruang retail yang komunal, kehidupan akan muncul,” jelasnya. Ia menambahkan saat ini mall belum terisi penuh oleh tenant karena baru diresmikan April 2025 lalu.

Sebuah Rekor Penjualan

Tak hanya sekadar mengambil alih proyek yang terhenti, INPP juga berhasil menjual unit Apartemen Antasari Place di Tower 1 hingga tersisa 105 unit dari total 980 unit.

Anthony menjelaskan dari total 980 unit yang ada di tower 1 Apartemen Antasari Place, sebanyak 175 unit telah dialihfungsikan menjadi service residence yang bernama Citadines Antasari Jakarta.

Baca Juga: Punya Target Market Middle Up, INPP Targetkan Kenaikan Kinerja Tahun Depan

Namun, dibalik kesuksesan INPP membangun proyek yang terhenti ini, Anthony bercerita tidak mudah. Serta banyak tantangan untuk bisa di tahap ini. Terlebih INPP mengambil alih Antasari Place saat pandemi.

“Kita tahu ini industri yang tidak mudah, membangun dan menyiapkan tetapi namanya developer, karena membangun itu gampang namun untuk menjualnya PR,” jelasnya. Akan tetapi, Anthony mengatakan situasinya saat ini tidak lebih sulit dibandingkan dengan saat pandemi.

Sementara itu, Antasari Place menawarkan unit tipe studio dan 2 kamar tidur dengan harga mulai dari Rp1,3 miliar.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *