Philodendron merupakan tanaman hias yang sering kali ditanam dan dirawat di banyak rumah saat ini. Tumbuhan yang sejenis dari suku Araceae ini memiliki banyak spesies yang banyak dijumpai di hutan tropis seperti Indonesia.
Daunnya yang hijau dan mengkilap dapat memberikan sentuhan tropis di luar atau dalam ruangan. Kemampuannya yang dapat tumbuh memanjat, menjadikan tanaman hias ini cocok ditanam di keranjang gantung.
Baca Juga: Cara Mudah Agar Daun Tanaman Hias Hijau
Dilansir dari Balcony Garden Web, selain dapat tumbuh di tanah, sebagian besar varietas tanaman pemurni udara ini dapat ditanam di air.
Cara Menanam Philodendron di Air

Ada pun beberapa varietas tanaman ini seperti Philodendron Hederaceum (philodendron daun hati) dan Philodendron Micans yang dapat tumbuh menggunakan media tanam air. Berikut cara menanamnya.
1. Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Stoples atau vas yang sudah dibersihkan,
- Gunting, pisau tajam, atau gunting berkebun.
2. Cara Menanam di Air
- Untuk menumbuhkan philodendron menggunakan air, kenali tanaman yang sehat (terlihat dari daunnya yang mengkilat). Kemudian potong beberapa potongan tepat di bawah simpul batang.
- Potong sepanjang 15 cm atau bisa dipotong sesuai ukuran vas atau toples yang akan digunakan.
- Buang semua daun bagian bawah dari stek, pastikan tidak ada daun yang terendam air.
- Sekarang, masukkan ke dalam vas atau toples berisi air bersih. Air non-klorinasi adalah yang terbaik.
- Posisikan potongan agar ruas daun tetap berada di dalam air dan posisi potongan tetap tegak.
Perawatan Tanaman
Agar bisa tumbuh dengan baik dan subur, tanaman ini harus dirawat sebaik mungkin, berikut hal yang harus diperhatikan.
1. Lokasi
Tempatkan philodendron yang tumbuh di air di lokasi yang terang, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung—letakkan vas di dekat jendela yang menerima sinar matahari tidak langsung sepanjang hari.
Baca Juga: 7 Tanaman Hias Merambat yang Dapat Mempercantik Rumah
Jika memiliki jendela yang menghadap ke selatan dan cerah, jauhkan tanaman setidaknya 1 meter darinya, tutupi dengan tirai tipis, karena sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang lebih lama dapat membakar daunnya.
2. Pengairan
Sering-seringlah mengganti air. Setiap 3-4 hari akan ideal untuk sirkulasi oksigen yang lebih baik. Hindari menggunakan air keran jika mengandung klorin, dan pastikan airnya tidak terlalu dingin atau panas.
3. Pupuk
Beri nutrisi pada tanaman dengan menggunakan pupuk cair berimbang. Tambahkan 1/2 atau 1 sendok teh ke dalam dua liter air dan berikan ke tanaman sebulan sekali.
4. Merawat Akar
Jika menggunakan stoples atau vas kecil, tanaman mungkin akan terikat pada akar. Jika demikian, pindahkan ke vas yang lebih besar.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Jamur Pada Tanaman Hias Dengan Produk Rumahan
Di dalam air, akar udara mengembangkan akar biasa sebagai cabang; ini meningkatkan kemampuan tanaman untuk mengumpulkan air dan nutrisi. Kalian bisa menghilangkan akarnya sambil mengganti air.
Mendekorasi dengan Philodendron
Tanaman ini dapat didekorasi dengan berbagai cara, misalnya ketika philodendron diletakkan dalam vas atau stoples transparan, letakkan di meja kopi, rak, atau meja kerja.
