Setelah menentukan jenis tanaman hias yang akan dirawat, selanjutnya adalah memilih jenis pot yang paling cocok untuk tanaman tersebut.
Selain memiliki drainase yang baik sehingga tidak menimbulkan kelembapan berlebih, jenis material pot juga harus diperhatikan. Hal ini akan memengaruhi tumbuh kembang tanaman tersebut.
Terlebih ketika tanaman tersebut hendak diletakkan di luar ruangan, jenis pot harus dipilih dengan baik karena lebih terpapar sinar matahari, hujan, dan udara lainnya di luar ruangan.
Dilansir dari House Beautiful, berikut adalah pilihan pot tanaman untuk luar ruangan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Pot Kayu
Pot kayu memberikan nuansa yang lebih alami dan menyatu dengan alam. Jenis pot ini terdiri dari pot yang dicat atau yang masih terlihat alami.
Namun, pot jenis ini memerlukan perawatan tahunan agar tetap terlihat baik karena mereka rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan atau jamur.
Pot Plastik

Plastik tahan pakai, tidak memerlukan perawatan apa pun, ringan, dan biasanya cukup murah sehingga cocok untuk mereka yang memiliki anggaran terbatas.
Namun, warnanya akan memudar seiring berjalannya waktu, tidak seperti pot logam atau kayu.
Pot Logam

Logam biasanya bekerja dengan baik di luar ruangan. Pot jenis ini tidak akan pudar atau berjamur, tetapi pilihan dengan kualitas lebih rendah mungkin mulai berkarat setelah beberapa waktu.
Biasanya pot ini memiliki banyak hasil akhir yang berbeda tergantung pada apakah ingin mendapatkan efek yang lebih modern atau tradisional.
Pot Terakota

Jenis pot ini memiliki warna hangat yang indah yang cocok digunakan di dalam dan luar ruangan. Namun, jenis pot ini memiliki bobot yang cukup berat, sehingga tidak cocok digunakan sebagai pot gantung.
Pot Beton

Pot ini tahan lama, merupakan isolator yang kuat dan mampu menahan unsur-unsur seperti angin atau hujan.
Meski pot ini sangat berat namun menawarkan daya tahan yang luar biasa sehingga akan bertahan selama beberapa dekade, dan akan terus terlihat lebih baik seiring bertambahnya usia.
