Apakah Keramik Dinding dan Lantai Sama
Dekorasi

Apakah Keramik Dinding dan Lantai Sama? Ini Faktanya!

Keramik merupakan material yang tidak bisa terpisahkan ketika berbicar tentang rumah dan desain interiornya.

Sebab, keramik menjadi bahan material yang sering digunakan saat membangun rumah. Biasanya, keramik digunakan di beberapa area seperti toilet, ruang tamu, dapur, teras, dan lainnya.

Baca Juga: Benarkah Nat Keramik Kamar Mandi Warna Hitam Lebih Bagus?

Keramik memiliki dua jenis, yakni keramik dinding dan keramik lantai. Namun, apakah keramik dinding dan lantai sama?

Apakah Keramik Dinding dan Lantai Sama?

Apakah Keramik Dinding dan Lantai Sama
Apakah Keramik Dinding dan Lantai Sama Foto: Pexels; Max Rahubovskiy

Dilansir dari laman architectandinteriorsindia, keramik tersedia dalam berbagai ukuran, ketebalan, desain, detail, dan peruntukannya.

Produsen menawarkan berbagai macam produk yang beragam untuk memenuhi sesuai kebutuhan area rumah masing-masing.

Baca Juga: 4 Warna Keramik Lantai yang Bagus Untuk Dapur Kecil

Saat memilih, ada beberapa petunjuk dasar yang perlu diingat. Ubin lantai dan dinding memiliki komposisi, ukuran, dan ketebalan yang berbeda, yang menentukan permukaan aplikasinya.

1. Perbedaan Ukuran

Secara estetika, keramik lantai biasanya tersedia dalam ukuran lebih besar. Namun, keramik dinding memiliki ukuran yang lebih kecil.

2. Ketebalan

Ketebalan keramik tergantung pada fungsinya. Keramik lantai dimaksudkan untuk menahan beban lalu lintas manusia dan furnitur, karena itu lebih tebal.

Sebagai perbandingan, keramik dinding berfungsi sebagai pelindung, terutama dari air yang merembes masuk dari dinding, dan tidak memerlukan kapasitas menahan beban apa pun.

Baca Juga: Tips Membersihkan Dinding Keramik Kamar Mandi dengan Produk Rumahan

Oleh karena itu, ubin dinding biasanya kurang tebal. Meskipun ubin lantai dapat digunakan di dinding, ubin dinding tidak boleh digunakan di lantai.

3. Daya Gesekan

Setiap ubin memiliki tingkat gesekan, yang berarti ketahanan terhadap gerakan, yang secara normal akan menentukan apakah permukaannya terlalu halus untuk diinjak.

Keramik lantai dianggap aman untuk digunakan jika memberikan tingkat gesekan untuk diinjak, yang berarti mencegah tergelincir atau terpeleset. Faktor ini tidak perlu dipertimbangkan untuk ubin dinding.

4. Daya Tahan

Keramik lantai harus dapat menahan beban dan lulus uji ketahanan serta kekerasan. Hal ini ditentukan oleh peringkat yang disebut PEI (Porcelain Enamel Institute), yang berkisar antara satu hingga lima yang berarti sangat tahan lama dan satu berarti paling tidak tahan lama.

Baca Juga: Catat! Ini Pilihan Jenis Keramik Kamar Mandi Anti Licin

Oleh karena itu, peringkat maksimum berarti daya tahan yang lebih baik. Ubin dengan peringkat satu hingga tiga dapat digunakan untuk dinding, sedangkan ubin dengan peringkat tiga hingga lima ideal untuk lantai.

5. Estetika

Keramik lantai tersedia dalam berbagai warna dan desain, dan dapat dipotong dengan pola apa pun untuk dipasang.

Ubin dinding juga tersedia dalam berbagai gaya, dan ukuran yang lebih kecil dapat dicoba untuk membuat mosaik, detail yang rumit, dll.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *