Berlokasi strategis di tengah wilayah segitiga emas Tangerang Raya, Kota Gading Serpong tumbuh menjadi pusat bisnis, komersial, dan residensial bagi masyarakat Jabodetabek.
Bahkan, hingga kini ada lebih dari 120 ribu jiwa (belum termasuk komuter) yang tinggal di Kota Gading Serpong.
Baca Juga: Yuk, Intip Desain Rumah Ombak di Kemang Utara!
Yayat Supriana, Pengamat Tata Kota, memaparkan, “Setidaknya ada lebih dari 3 juta warga Jakarta yang kini memilih tinggal di luar Jakarta (greater Jakarta).
Di mana wilayah Tangerang Raya menjadi destinasi teratas karena didukung aksesibilitas yang mudah, infrastruktur yang modern dan fasilitas kota yang lengkap.
Baca Juga: Catat! Ini Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Serah Terima Rumah
Kota Gading Serpong dapat dikatakan sebagai jantung central district baru di wilayah Tangerang Raya karena sangat terintegrasi, lengkap dan strategis. Serta berdekatan dengan Proyek Strategis Nasional (PSB) BSD yang menjadi wilayah prioritas percepatan pembangunan.”
Hadirkan Grand Pasadena Village

Jika sebelumnya, Paramount Land menghadirkan Manhattan District yang merupakan kawasan komersial seluas 22 hektar. Kini, Paramount Land menghadirkan distrik terbaru seluas 40 hektar di Gading Serpong, yakni Pasadena Central District.
Didesain oleh Aedas sebagai konseptual master planner, kawasan mixed-use premium ini akan menggabungkan area komersial dan residensial premiun, yaitu Grand Pasadena Village.
Baca Juga: Arumaya Residences, Tawarkan Kenyamanan dan Panorama di Tengah Kota
Konsep desain Grand Pasadena Village merupakan kelanjutan dari konsep Pasadena Grand Residences. “Ini terlihat dari mulai bentuk gerbang ikonik, hingga suasana asri yang mencerminkan luxurious and prestigious living. Salah satunya melalui fasilitas green corridor living yang saling terhubung,” ungkap Henry Napitupulu, Direktur Eksekutif Planning & Design Paramount Land.
Perbedaan yang signifikan ada pada konsep desain Modern Art Deco pada fasad bangunannya. Pada fasadnya, Grand Pasadena Village memiliki aksen garis-garis geometris bernuansa warna abu-abu yang dikombinasikan dengan material premium sintered stone slab.
Mengusung Konsep Modern Klasik Art Deco
Hunian yang terdiri dari dua dan tiga lantai ini, menawarkan tiga tipe ukuran. Mulai dari 8×18 m2, 8×19 m2, dan 9×19 m2 dengan luas bangunan yang bervariasi.
Pada rumah tiga lantai, terdapat skydeck, artistic shade (laser cutting), dan aksen sintered stone slab yang menjadi karakteristik hunian ini.
Baca Juga: 5 Tips Desain Rumah Modern Tropis, Salah Satunya Pakai Lampu!
Selain itu, hunian ini dilengkapi dengan entrance with dual swing door, dramatic light at entrance, skylight glass canopy, serta balkon yang luas. Sementara itu, pada area carport-nya mampu menampung hingga tiga mobil.
“Karakteristik istimewa pada bagian interior, meliputi kamar tidur utama yang sangat luas (wall to wall), hingga multifunction room,” tambah Henry.
Seluruh unit Grand Pasadena Village dilengkapi fitur spesial. Mulai dari AC di seluruh kamar tidur/multifunction room dan living room, solar water heater, smart door lock, smart toilet at main bathroom, CCTV, dan EV charging ready.
Dilengkapi Banyak Fasilitas

Tersedia fasilitas klaster berupa social club house yang dilengkapi kolam renang 20 meter dan kids pool, basketball 3 on 3, pingpong arcade, multipurpose room, dan children playground.
Grand Pasadena Village tahap satu dibuka sebanyak 33 unit dengan harga mulai dari Rp4,9 milyaran (harga khusus launching).
Konsumen dapat memanfaatkan beragam cara pembayaran terbaik, mulai dari tunai keras KPR DP 5% 1x, tunai bertahap TDP 15x, hingga harga khusus tunai bertahap dan lainnya.
Baca Juga: 5 Tips Ciptakan Desain Rumah Modern dan Nyaman dengan Mudah!
Saat ini, calon konsumen dapat mengunjungi Marketing Gallery Pasadena Central District dan melihat rumah contoh Grand Pasadena Village.
“Mengusung konsep ’10-Minute City’’, Grand Pasadena Village berada di tengah kawasan komersial Pasadena Central District.
Baca Juga: Desain Rumah Anti Banjir, Seperti Apa?
Sehingga kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi hanya dalam waktu 10 menit dengan kendaraan, berjalan kaki, maupun pemesanan melalui online.
Nantinya juga akan hadir mega anchor tenant yang berada sangat dekat dengan gerbang Grand Pasadena Village. Dengan menciptakan kota di dalam kota, atau city within a city, segala aktivitas sehari-hari dapat dilakukan di kawasan ini. Mulai dari tinggal, bekerja, berbisnis, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutup Chrissandy Dave, Direktur Eksekutif Sales & Marketing Paramount Land.
