Bertepatan dengan bulan peringatan Kanker Anak Sedunia, Bosch Home Appliances bersama dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) bekerja sama dengan enam seniman ternama menggelar inisiatif sosial.
Acara bertemakan Art for Impact #LikeABosch: An Auction to Support Childhood Cancer by Bosch Home Appliances ini, merupakan upaya mendukung perjuangan anak-anak penderita kanker di Indonesia.
Baca Juga: Mitos Diswasher, Lebih Hemat atau Boros Listrik?
Selain melibatkan seniman ternama di Indonesia, kolaborasi ini juga melibatkan anak-anak penyintas kanker. Dalam pameran Art for Impact yang akan berlangsung mulai dari 10 hingga 23 Februari 2025 ini, akan ada 10 kulkas yang dikustomisasi. Serta dilelang untuk penggalangan dana melalui Yayasan Kanker Anak Indonesia.
Pesan Dalam Sebuah Karya Seni
Ada pun enam seniman yang terlibat dalam pameran ini, antara lainnya Age Airlangga atau yang dikenal dengan Tutu, Muklay, Bunga Yuridespita, dan art content creator seperti Meiliana, Erika Richardo, serta Winola.
Meskipun memiliki satu benang merah bertemakan Food for Hope, setiap karya mereka memiliki makna masing-masing.
Baca Juga: IKEA Social Enterprise dan Interstellar Berkolaborasi Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan
Tutu, salah satu seniman yang tergabung dalam pameran ini, menjelaskan jika ia menggunakan banyak warna di dalam lukisan di kulkas. Sekiranya, ada 43 warna yang digunakan untuk membuat satu karya seninya yang bertemakan Spirit to Keep Moving Forward.
“Secara teknis saya mengaplikasikan lukisan abstrak di sini, karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda-beda terhadap lukisan abstrak. Yang ingin disampaikan ke semua orang dan penyintas kanker dalam karya ini adalah tetap berpikiran positif ke depan,” jelas Tutu dalam acara media talk art di Jakarta, Senin (10/2/25).
Unsur Indonesia di dalam Lukisan

Sementara itu, Muklay yang memiliki lukisan bertemakan Always Fresh and Healthy Day, mengangkat tentang pentingnya kebahagiaan dan kesehataan dalam hidup.
Berbeda dengan Muklay dan Tutu, unsur Indonesia dituangkan oleh Meiliana dalam karyanya yang berjudul Pattern of Love. Ia mengintegrasikan motif batik dan kuliner Indonesia untuk menggambarkan kasih sayang dan kebersamaan yang tercipta melalui makanan.
Baca Juga: Bolehkah Langsung Menyalakan Kulkas Setelah Dipindahkan?
Lebih lanjut Bunga melalui dua karyanya “Reconstruction Memories” dan “Playful Memories”, mengangkat kenangan masa kecil yang penuh warna dan keceriaan. Menyimbolkan pemulihan dan kekuatan untuk terus bertahan.
Erika Richardo, dalam “Memorable Fest”, menggambarkan kebahagiaan hidup meskipun berjuang melawan kanker. Sementara Winola, dalam “Fulfillment”, menyimbolkan pencapaian hidup melalui simbol-simbol dalam makanan yang melambangkan kebahagiaan dan harapan.
Baca Juga: Berapa Suhu Kulkas Normal? Ini Penjelasannya!
Ratu Iqlima dan Imelda Wahjunisari, bekerja sama dengan anak-anak penyintas kanker. M. Athalla Putra Sutanto, Caecilia Diah Sekar Ayu, dan Aleena Nuzula Purnomo, menciptakan karya “As Sweet as a Cherry” dan “When Life Gives You Lemons”, yang menggambarkan ketahanan dan kekuatan anak-anak dalam menghadapi kesulitan
Mengikuti Lelang Online dan Offline
Untuk masyarakat yang tertarik untuk mengikuti lelang ini, disediakan dua cara, yakni secara online maupun offline.
Presiden Direktur Bosch Home Appliances Indonesia, Anil Narula, menjelaskan jika lelang dapat dilakukan online di platform sidharta-auctioneer.com atau langsung di lokasi pameran di Ashta District, Jakarta pada 23 Februari 2025.
“Setiap kulkas yang dikustomisasi menjadi karya seni bukan hanya peralatan rumah tangga, tetapi simbol harapan dan dukungan bagi anak-anak yang berjuang melawan kanker, terutama dalam masa pengobatan dan pemulihan,” tutup Anil.
