Tips dekorasi ruang kerja agar nyaman
Dekorasi

Tips Mendekorasi Ruang Bekerja di Rumah dengan Nyaman

Setelah pemerintah menetapkan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, kebijakan Work From Home (WFH) kembali mencuri perhatian banyak orang.

Namun, WFH menjadi bagian dari ritme hidup sejak beberapa tahun terakhir, sehingga banyak pekerja yang menjalani pekerjaan mereka dari rumah.

Baca Juga: Tips Untuk Menjaga Kualitas Udara di Dalam Rumah

Tak hanya menyediakan ruang saja, namun bekerja di rumah memiliki tantangan lainnya, yakni sebuah distraksi yang sering kali ditemui di dalam rumah.

“Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor,” ujar Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia.

Baca Juga: Tips Memilih Pencahayaan di Rumah yang Tepat

Melina menambahkan bahwa banyak keluarga sebenarnya sudah menemukan titik kerja mereka sendiri, di meja belajar anak, dekat jendela, atau di area yang bisa diberi tirai sebagai pembatas. Namun, menurutnya, ada hal-hal dasar yang tetap penting diingat.

Tips Mendekorasi Ruang Bekerja di Rumah dengan Nyaman

Lebih lanjut, Melina mengatakan untuk menghindari bekerja di tempat tidur, karena tubuh akan mudah merasa ngantuk.

Sebaiknya, pastikan posisi duduk ditopang dengan baik dan tambahkan penopang sederhana seperti cushion atau meja lipat jika diperlukan.

Baca Juga: Tips Menata Rumah di Tengah Kesibukan Ala IKEA

Dengan pola kerja yang semakin fleksibel, menata ruang agar mendukung fokus dan kenyamanan menjadi semakin penting.

Berikut tujuh cara sederhana yang dapat membantu membuat kegiatan WFH terasa lebih tenang, nyaman, dan tetap produktif.

1. Tentukan Sudut Kerja yang Paling Mendukung Fokus

Ciptakan ruang bekerja agar lebih fokus, meskipun tidak memiliki ruangan yang khusus. Ini dapat diciptakan di sudut kecil di ruang keluarga, area dekat jendela, atau meja.

Dengan kursi yang nyaman dan pencahayaan yang tepat, sudut kecil seperti ini bisa bekerja seefektif meja kantor.

Baca Juga: Tips Mengatasi Kelembapan di Rumah Saat Musim Hujan

Bila ruang terbatas, pilih area yang mudah dibereskan di akhir hari supaya rumah tetap terasa seperti rumah, bukan kantor.

2.Buat Pembeda Sederhana antara Area Kerja dan Area Santai

Banyak rumah menggabungkan ruang makan, ruang keluarga, dan ruang kerja dalam satu area besar. Adanya pembeda kecil dapat membantu otak untuk “ganti mode”.

Karpet kecil, meja lipat, atau bahkan perubahan arah duduk bisa membantu memberi batas visual. Bila semua ruangan terasa menyatu, kunci utamanya adalah membereskan alat kerja setiap selesai. Sederhana tapi sangat membantu memisahkan waktu kerja dan waktu pribadi.

3. Gunakan Pencahayaan yang Membantu Konsentrasi

Cahaya alami selalu menjadi pilihan terbaik, tapi tidak semua sudut rumah punya akses yang cukup. Bila bekerja di area yang agak gelap, cukup tambahkan lampu meja atau lampu lantai sederhana.

Arah cahaya yang bisa diatur akan mengurangi silau pada layar, terutama bila bekerja di meja makan atau sofa. Pencahayaan yang tepat bukan hanya membuat ruangan lebih terang, tapi juga membangun suasana kerja yang lebih tenang dan fokus.

4. Atur Posisi Duduk Agar Tubuh Tidak Mudah Lelah

Bekerja dengan nyaman tidak selalu membutuhkan kursi kantor khusus. Banyak orang bekerja di sofa, bangku panjang, atau bahkan lantai dengan meja lipat.

Tidak masalah, selama ada penopang punggung dan posisi duduk tidak membuat tubuh kaku. Bantal kecil bisa membantu memperbaiki postur, sedangkan footrest sederhana membuat duduk lebih rileks.

Kalian juga bisa berganti lokasi dalam satu hari: pagi di meja makan, siang di sofa, sore di teras rumah. Perubahan posisi seperti ini membuat tubuh bergerak dan mengurangi ketegangan setelah bekerja terlalu lama di satu tempat.

5. Kelola Kebisingan dengan Cara yang Paling Realistis untuk Rumah

Rumah tidak selalu tenang, percayalah, kita semua pasti merasakannya. Mulai dari suara kendaraan, anak bermain, penjual makanan keliling, tukang sayur langganan, kurir paket, hingga aktivitas penghuni lain.

Peredam suara mungkin tidak selalu praktis, tapi ada banyak solusi sehari-hari yang bisa membantu. Karpet, tirai tebal, atau sofa besar bisa meredam gema ruangan. Headset dengan fitur noise cancelling dapat menjadi penyelamat saat rapat online.

Bila bekerja di area terbuka seperti teras, pilih waktu yang lebih sepi. informasikan jadwal rapat online pada anggota keluarga lain.

Pendekatan seperti ini dapat membuat alur kerja lebih lancar tanpa harus mengubah tata rumah.

6. Simpan Barang yang Tidak Terpakai agar Area Kerja Tetap Rapi

Meja yang rapi tidak berarti kosong. Cukup pastikan hanya barang yang kamu butuhkan yang ada di sudutmu.

Alat tulis, kabel, dan dokumen bisa disimpan dalam tempat khusus agar tidak memenuhi meja. Manfaatkan rak dinding, wadah penyimpanan portable, atau troli kecil yang mudah dipindahkan dari meja makan ke pojok ruangan apabila kamu sudah selesai bekerja.

Baca Juga: 5 Tips Mendekorasi Rumah Jelang Momen Spesial 2026

Area yang tidak terlalu ramai membantu pikiran lebih fokus dan mengurangi rasa lelah visual. Saat pekerjaan selesai, simpan kembali semua peralatan agar rumah kembali ke fungsi utamanya.

7. Bangun Rutinitas Kecil untuk Memulai dan Mengakhiri Hari Kerja

WFH sering membuat batas waktu kerja menjadi kabur. Karena itu, rutinitas kecil bisa membantu menandai awal dan akhir hari.

Misalnya menata meja selama satu menit sebelum mulai, membuat minuman favorit, atau memutar playlist tertentu sebagai sinyal “hari kerja dimulai”.

Baca Juga: Tips Mendekorasi Rumah Kecil Minimalis Agar Tampak Lebih Luas

Setelah selesai bekerja, kamu bisa simpan alat kerja, matikan lampu meja, atau berpindah ke ruangan lain agar tubuh dan pikiran ikut “ganti mode”. Rutinitas seperti ini tidak perlu rumit, yang penting konsisten dan mengikuti ritme alami Anda.

“Kami memahami bahwa setiap rumah punya tantangannya sendiri. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, agar kegiatan bekerja dari rumah bisa lebih nyaman dan seimbang,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *