antasari place
News

Dibalik Desain Proyek Indonesian Paradise Property: Lebih dari Sekadar Bangunan

Pengembangan properti kini tak lagi sekadar membangun ruang saja, namun juga menciptakan pengalaman.

Hal ini yang menjadi dasar PT Indonesian Paradise Property Tbk atau INPP mengembangkan setiap proyek-proyeknya.

Baca Juga: Menapaki 2025, INPP Menggapai Banyak Pencapaian, Apa Saja?

Selama lebih dari dua dekade, PT Indonesian Paradise Property menghadirkan proyek-proyek yang memadukan estetika desain, fungsi ruang, serta konsep gaya hidup dalam kesatuan yang harmonis.

Hal tersebut diwujudkan dalam berbagai portofolio yang tersebar di kota besar di Indonesia, mencakup kawasan mixed-use, hotel, retail, hingga residensial.

Baca Juga: Menikmati Sunset dari Citadines Antasari Place, Jakarta

Mulai dari Plaza Indonesia, fX Sudirman di Jakarta, Beachwalk Shopping Center dan berbagai hotel di Bali, serta 23 Paskal Shopping Center di Bandung.

Selain itu, INPP juga mengembangkan sejumlah hotel seperti jaringan HARRIS, YELLO, dan properti berbasis lifestyle lainnya di kota seperti Batam, Makassar, dan Yogyakarta.

Dan proyek terbaru seperti Antasari Place di Jakarta serta pengembangan kawasan di Balikpapan, INPP menunjukkan fokus ekspansi ke konsep mixed-use modern yang mengedepankan pengalaman ruang dan gaya hidup urban.

Menghidupkan Kembali Proyek yang Terhenti

Di sisi lain, INPP tak hanya membangun banyak proyek baru saja. Akan tetapi, namanya berhasil menghidupkan proyek yang sempat terhenti dan dinamai Antasari Place.

Tak hanya dilanjutkan secara fisik, tetapi Antasari Place mengalami pembaharuan konsep yang lebih revelan. Dan juga sesuai dengan kebutuhan gaya hidup urban masa kini.

Baca Juga: 8 Tahun Tanpa Kabar, Ini Kisah Akuisisi Antasari Place Oleh INPP

Berdiri di koridor TB Simatupang, Antasari Place menjadi destinasi terbaru bagi kaum urban Jakarta yang menginginkan hiburan dan liburan singkat di padatnya kota Jakarta.

Dengan pendekatan desain yang lebih modern dan terintegrasi, Antasari Place didesain menjadi kawasan mixed-use. Yakni, yang menggabungkan hunian, komersial, dan fasilitas penunjang dalam satu lingkungan yang hidup.

Baca Juga: 5 Alasan Mixed-Use Development Jadi Pilihan Strategis Bisnis Modern

Konsep yang sama dihadirkan di 88 Plaza, Balikpapan yang mengedepankan ruang terbuka yang dikemas dalam kawasan urban distric modern.

Seluas 8 hektar, pada tahap pertama akan dihadirkan produk komersial berkonsep low density yang dipadukan dengan fasilitas pendukung di atas lahan sekitar 3 hektar.

Baca Juga: Arumaya Financial Center Garapan Astra Property Akan Beroperasi Kuartal 2 2026

“Di Balikpapan kami membuat sesuatu yang beda, konsepnya mixed use yang ada CBD zone dengan konsep mid to low density. Jadi target double digit growth dan double digit profitability dengan strategi ini,” ungkap Anthony Prabowo Susilo, Presiden Direktur-CEO PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia).

Setiap Ruang Dirancang Untuk Kenyamanan

Terlebih, tak hanya memberikan sebuah bangunan saja, namun proyek INPP menyajikan pendekatan human centric dan walkable design. Artinya, setiap ruang dirancang dengan mempertimbangkan bagaimana manusia berinteraksi, bergerak, dan merasakan lingkungan di dalamnya.

Kawasan mix used yang dikembangkan umumnya dirancang dengan jarak antar area yang dekat, sehingga mempermudah penghuni dan pengunjung dapat berpindah dari area satu ke yang lainnya.

Baca Juga: Berkolaborasi dengan IKEA, Apartemen Skandinavia Hadirkan Dua Pilihan Desain Unik

Misalnya, pada proyek Antarasi Place, Anthony menjelaskan dengan luasĀ landscapeĀ 5800 meter persegi di tengah kota, Antasari Place menghadirkan ruang sosial yang lebih luas.

“Antasari Place kami mulai berencana untuk tower kedua. Kami juga telah sukses dengan penerbitan obligasi awal tahun 2025 lalu diteruskan dengan kerja sama dengan Hankyu Hanshin,” tambah Anthony.


You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *