Kapu.r Barus Bisa Usir Tikus?
Tips & Trik

Cara Menggunakan Buah Bintaro Untuk Mengusir Tikus

Tak hanya mengganggu, namun keberadaan tikus dapat menyebabkan masalah kesehatan hingga kerusakaan barang serta bahan makanan di rumah.

Untuk mengusirnya, banyak cara yang dapat dilakukan, mulai dari penggunaan bahan kimia hingga bahan-bahan alami seperti buah bintaro.

Dilansir dari laman himagri, pohon bintaro (Cerbera Manghas) merupakan tumbuhan bakau yang berasal dari daerah tropis di Asia, Australia, Madagaskar, dan kepulauan sebelah barat Samudera Pasifik.

Di Indonesia, pohon bintaro banyak digunakan sebagai tumbuhan penghijauan serta tanaman peneduh kota sehingga banyak tumbuh dan sering ditanam di pinggir jalan.

Baca juga: 7 Aroma yang Tidak Disukai Tikus, Salah Satunya Pasta Gigi!

Tanaman bintaro terkenal dengan kandungan racun yang tinggi dan sudah digunakan sejak abad ke 15. Hampir seluruh bagian tanaman Bintaro mengandung racun yang disebut Cerberrin.

Cerberrin adalah golongan alkaloid/glikosida yang berperan terhadap mortalitas serangga. Namun, tanaman bintaro ini memiliki beberapa manfaat untuk kepentingan manusia, seperti pohon penghijauan karena dapat menyerap karbondioksida, penyusun hutan bakau yang dapat menahan arus laut jika terjadi tsunami dan mengusir tikus.

Lantas, bagaimana cara menggunakan buah bintaro untuk mengusir tikus? Berikut penjelasnnya.

Cara Menggunakan Buah Bintaro Untuk Mengusir Tikus

Riset Hien TT dari Fakultas Fisiologi, Tolouse Prancis dan Dr.Suryo Wiyono dari Klinik Tanaman IPB melaporkan senyawa cerberrin pada Bintaro meracuni dan merusak syaraf pusat otak tikus.

Ada pun senyawa yang memiliki efek penghambat perkembangan hama tikus pada tanaman ini. Bagian daun, buah, dan kuli tanaman bintaro mengandung saponin, daun dan buahnya mengandung polifenol yang dikenal sangat toksik terhadap serangga dan dapat menghambat aktifitas hama, serta pada kulit batangnya mengandung tanin.

Baca juga: 8 Bahan Alami Untuk Mengusir Cicak yang Ampuh

Untuk pembuatan ekstrak buah Bintaro, terlebih dahulu dilakukan pengambilan buah tanaman Bintaro yang telah matang dan berwarna merah sebanyak 2 kg.

Buah yang telah diambil kemudian dicuci dengan air dan ditiriskan. Setelah itu buah tersebut dikupas dan kemudian diambil daging buahnya, kemudian diblender atau ditumbuk hingga halus.

Hasil ekstrak bahan tersebut disaring dan didiamkan selama dua hari. Setelah dua hari rendaman ditambahkan lima gram sabun dan disaring.

Airnya bisa disemprotkan ke area yang sering dilalui tikus. Namun, hati-hati penggunaan dan penyimpanannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan anggota keluarga lainnya.

Sebab, jika tak sengaja tertelan dapat menyebabkan keracunan dan menyumpat saluran ion kalsium di dalam otot jantung manusia.

Keracunan ini bisa mengakibatkan detak jantung tidak stabil dan melemah sehingga bisa menyebabkan kematian.

Atau bisa langsung menggunakan buah bintaro dengan menumbuknya dan meletakkannya di area yang sering dilalui oleh tikus.

Kandungan senyawa kardiak glikosida memiliki bau khas yang akan mengganggu metabolisme tikus sehingga menyebabkan tikus keracunan dan mati.

Baca artikel menarik lainnya di https://homeloving.id/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *