Selain menjadikan hunian semakin cantik dan teduh, beberapa jenis tanaman hias memiliki banyak manfaat. Salah satunya tanaman sirih gading. Memiliki kemampuan menyaring racun yang ada di udara seperti formaldehida membuat tanaman ini cocok diletakkan di dalam ruangan.
Tak hanya itu, perawatannya yang mudah membuat tanaman ini juga cocok untuk pemula. Di habitatnya, sirih gading akan tumbuh meninggi secara vertikal hingga mencapai 18 meter. Untuk bisa tumbuh baik secara vertikal, kamu bisa menggunakan penyangga.
Sirih gading tumbuh subur dalam cahaya terang dan tidak langsung. Mereka bisa mentolerir cahaya tidak langsung sedang hingga rendah. Rumah yang menghadap ke Utara bisa menjadi tempat yang cocok untuk tanaman merambat ini.
Yang harus diperhatikan adalah sirih gading tidak tahan dengan sinar matahari langsung yang intens, karena akan menyebabkan daunnya terbakar dan menjadi berwarna cokelat. Lalu bagaimana cara merawat sirih gading? Simak ulasannya berikut ini.
Seberapa Sering Harus Menyiram Sirih Gading?
Cara merawat sirih gading bisa dikatakan lebih mudah daripada tanaman jenis lainnya. Sirih gading dapat disiram setiap satu hingga dua minggu sekali, dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Hindari penyiraman jika tanah masih dalam keadaan lembap atau basah. Di hari yang lebih panas, sirah sirih gading lebih sering.
Ada pun beberapa tanda sirih gading mengalami overwatering atau penyiraman yang terlalu banyak. Tandanya mulai dari daun menguning, batang hitam, atau pun mati.
Sirih gading dapat bertahan dengan udara normal atau bahkan kering. Mereka menyukai suhu dalam kisaran 18-30 derajat Celcius.
Pertumbuhan dan Cara Memperbanyak Sirih Gading
Jika di alam liar sirih gading bisa tumbuh hingga 18 meter, di luar iklim habitatnya mereka bisa tumbuh hingga enam meter. Jika sirih gading diletakkan di dalam rumah bisa merambat hingga tiga meter.
Sementara itu daunnya dapat tumbuh sepanjang satu meter di habitatnya, jika di dalam ruangan mereka bisa tumbuh sekitar 10-20 sentimeter.
Menariknya, tanaman ini bisa diperbanyak hanya menggunakan air. Caranya adalah ambil sirih gading yang memiliki diameter batang tiga sentimeter. Kemudian potong menggunakan gunting atau pisau yang tajam. Lalu buang daun yang paling dekat dengan ujung potongan.
Setelahnya, masukkan sirih gading tersebut dengan batang di bagian bawahnya ke dalam air. Untuk pertumbuhan yang lebih bagus, kamu bisa menggunakan zat perangsang akar. Setelah sirih gading tumbuh, ganti airnya secara berkala ketika sudah terlihat keruh.
Bahkan selain di dalam air bersih, sirih gading juga bisa diletakkan di dalam akuarium. Ini dapat menjadi penyaring nitrat dan kotoran di dalam akuarium.
