Kulkas menjadi salah satu alat elektronik utama yang digunakan di banyak rumah. Waktu pemakaiannya sepanjang hari, terkadang membuat kulkas memiliki ragam masalah.
Mulai dari bagian pintu kulkas yang tidak bisa tertutup rapat hingga kompresor yang rusak, ada banyak ragam masalah yang ditemui, terutama pada kulkas yang sudah tua.
Baca Juga: Berapa Watt yang Digunakan Kulkas Per Jam? Ini Cara Hitungnya
Namun, apa sebenarnya penyebab kompresor kulkas rusak? Berikut ulasannya.
Penyebab Kompresor Kulkas Rusak

Dilansir dari Apex Appliance, kompresor kulkas merupakan jantung dari mesin yang memiliki tugas utama memindahkan zat pendingin, bahan kimia yang dihasilkan efek pendinginan saat menguap ke seluruh sistem.
Sehingga, ketika kompresor rusak, kulkas tidak bisa berfungsi secara baik. Berikut penyebab kompresor kulkas rusak.
1. Kulkas Sudah Tua
Kompresor memiliki masa pakai dan akan mulai rusak seiring dengan waktu pemakaian. Kerusakan ini normal terjadi setelah bertahun-tahun kulkas digunakan.
Namun, jika kulkas memiliki kompresor yang berkualitas tinggi, ini akan lebih bisa bertahan sebelum akhirnya rusak.
Baca Juga: Penyebab Segel Pintu Kulkas Rusak dan Cara Mengatasinya
Jika kulkas sudah tua, begitu juga kompresornya. Umumnya, kalian akan mendengar suara dengungan lembut yang berasal dari kompresor. Namun, jika suaranya lebih keras ini menandakan sudah mulai ada kerusakaan.
2. Beban Terlalu Banyak atau Sedikit
Beban yang rendah pada evaporator lemari es dan beban yang lebih berat pada ruang pendingin dapat menyebabkan masalah pada kompresor.
Baca Juga: Kulkas Inverter VS Kulkas Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat Energi?
Mengoperasikan lemari es yang kosong dalam jangka waktu yang lama atau memiliki banyak es di freezer bisa menjadi penyebabnya.
3. Kumparan Kondensor Kotor
Untuk sebagian besar model kulkas di rumah, kumparan kompresor terletak di bagian belakang atau di bawah lemari es.
Jika terdapat kumpulan debu dan kotoran yang terlihat jelas di sana, hal ini mungkin menjadi penyebab kompresor kurang efektif dalam bekerja.
Baca Juga: 6 Tanda Kulkas Harus Diganti
Gulungan yang kotor dapat mempersulit pendinginan lemari es itu sendiri. Akumulasi kotoran juga dapat menyebabkan kompresor bekerja lebih keras dari biasanya sehingga menyebabkan panas berlebih dan keausan dini.
4. Terkontaminasi
Jika ada benda lain yang masuk ke dalam kompresor selain zat pendingin, hal itu dianggap sebagai kontaminan dan keberadaannya dapat menimbulkan masalah.
5. Lonjakan Tegangan Tinggi
Penyebab umum lonjakan tegangan tinggi adalah sambaran petir yang kuat. Lonjakan listrik seperti ini merusak peralatan rumah tangga dan mengakibatkan lonjakan arus listrik yang mengalir melalui lemari es dan komponen-komponennya secara tiba-tiba.
