Desain kamar mandi tak hanya sekadar membuatnya tampak lebih rapi dan nyaman. Namun, desain kamar mandi dapat memengaruhi tampilan area tersebut.
Faktanya, ada beberapa desain kamar mandi yang dapat memberikan nuansa yang lebih bersih. Namun, bukan berarti desain ini akan mengurangi jam pembersihan, akan tetapi dengan menerapkannya, dapat meminimalisir kotoran yang terlihat.
Baca Juga: 5 Pilihan Warna Keramik Kamar Mandi yang Tidak Mudah Kotor
Untuk memberikan nuansa yang lebih bersih di dalam kamar mandi, berikut tips desain kamar mandi agar terlihat tampak lebih bersih.
1. Gunakan Ubin Ukuran Besar

Dilansir dari Real Simple, penggunaan ubin lantai berukuran besar akan membuat kamar mandi tampak lebih luas dan bersih.
Baca Juga: Tips Memilih Keramik Untuk Kamar Mandi Kecil Agar Lebih Terlihat Besar
Hal ini dikarenakan ubin dengan ukuran besar akan memiliki nat yang lebih besar dan sedikit daripada nat pada ubin dengan ukuran kecil. Ini dapat membuat pembersihan lebih mudah dan juga menyembunyikan kotoran di nat.
2. Gunakan Exhaust

Menurut Eva Byrne dari houseology, jamur adalah nomor satu yang membuat kamar mandi semakin kotor. Untuk itu, dibutuhkan pencegahan jamur.
Pencegahan jamur ini dapat dilakukan dengan pertukaran udara yang baik. Sehingga menggunakan exhaust bisa menjadi solusi utama.
Baca Juga: Pilihan dan Tips Memilih Keset Kamar Mandi Anti Slip
Byrne menyarankan untuk memilih kipas inline, yang letak motornya jauh, di luar ruangan. “Kipas inline memiliki tingkat kebisingan minimal yang tidak terlalu mengganggu dibandingkan kebisingan yang dihasilkan oleh kipas angin konvensional,” katanya.
3. Gunakan Keramik Untuk Pelapis Dinding
Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengecat ulang atau membersihkan dinding, pilihlah ubin daripada cat atau kertas dinding.
Baca Juga: Cara Membersihkan Handuk Putih Dengan Lemon
“Dinding yang dicat bisa cepat kotor di kamar mandi, tetapi dinding keramik cepat dan mudah dibersihkan dengan kain lembab,” kata Ana Rezende, desainer senior di Ripples Bathrooms .
Hal ini akan sangat berguna di area di mana tangan sering bersentuhan dengan dinding, seperti di dekat wastafel, di samping gantungan handuk yang digantung di dinding, dan di sekitar saklar lampu.
3. Gunakan Furnitur Apung

“Gunakan unit meja rias dan toilet yang digantung di dinding untuk menjaga lantai sebebas mungkin,” kata Rezende. Ini membuatnya lebih mudah untuk membersihkan seluruh area, terutama lantai.
4. Pilih Lantai yang Mudah Perawatannya
Kepraktisan adalah kunci di kamar mandi, dan pilihan lantai bisa menjadi sangat penting untuk menentukan jumlah waktu yang dihabiskan untuk membersihkannya.
Baca Juga: Mengapa Tidak Boleh Meletakkan Handuk di Dalam Kamar Mandi? Ini Alasannya
Lantai tanpa sambungan akan menjadi lantai yang paling higienis dan paling mudah dibersihkan, misalnya teraso atau vinil.
5. Gunakan Pintu Berengsel

Panel kamar mandi sering basah sehingga perlu sering dibersihkan untuk mencegah penumpukan jamur dan kerak kapur.
Baca Juga: 5 Penyebab Kamar Mandi Berbau dan Ini Cara Mengatasinya
Byrne merekomendasikan untuk memilih pintu kamar mandi berengsel daripada pintu geser atau lipat dua untuk kamar mandi yang mudah dibersihkan. “Pintu kamar mandi berengsel adalah pilihan terbaik, karena lebih sedikit tempat bagi air untuk berlama-lama dan terbentuknya jamur,” katanya.
6. Gunakan Nat Putih
Selalu gunakan nat putih jika air di kamar mandi memiliki air sadah. Sebab, mineral dalam air sadah dapat menyebabkan noda putih pada ubin dan nat, dan ini akan lebih terlihat pada permukaan yang gelap.
Baca artikel menarik lainnya di HomeLoving.id
