Di dalam kamar mandi, keramik menjadi karakter utama yang memberikan nuansa berbeda. Tak hanya dari segi estetika saja, namun penggunaan keramik di kamar mandi dapat meminimalisir perawatan.
Sebab, berbeda dengan penggunaan cat di dalam kamar mandi yang harus diperbaharui setiap kali sudah usang, keramik hanya perlu disikat atau dilap jika kotor.
Baca Juga: Cara Membersihkan Kamar Mandi dengan Sitrun
Berbicara tentang keramik kamar mandi, sama halnya dengan elemen desain lainnya, keramik juga memiliki tren desain yang terus bergulir.
Clara Jung, desainer interior dari Banner Day Interiors, menjelaskan pada House Beautiful, jika tahun ini penggunaan keramik sangat beragam dengan warna yang cerah hingga format yang besar.
Pilihan Model Keramik Kamar Mandi Terbaru

Dengan mengaplikasikan tren desain keramik kamar mandi, kalian dapat menciptakan nuansa kamar mandi mewah atau zona relaksasi yang nyaman. Berikut tren dan tips mengaplikasikannya di kamar mandi.
1. Warna Bold

Lebih lanjut, Tatum Madden, kepala desainer di O’Hara Interiors mengatakan jika orang-orang saat ini beralih dari warna netral ke warna yang lebih cerah.
Susana Simonpietri, direktur kreatif Chango, berkata nuansa unggu dan merah anggur dapat membuat kamar mandi kecil terasa begitu mendalam.
2. Sebagai Trimwork

Selain diaplikasikan secara menyeluruh di dinding dan lantai, kini keramik juga bisa digunakan sebagai aksen di dinding.
Desainter interior, Jessica Jubelirer Design, mengatakan, “Kamar mandi seringkali kurang hangat yang biasanya dihadirkan oleh material lembut.
Untuk menciptakan daya tarik visual, ubin dapat diaplikasikan secara artistik sebagai cornice, wainscoting, atau lis. Detail arsitektur ubin lebih tahan terhadap kelembapan daripada kayu dan menambahkan detail yang indah melalui warna, bentuk, dan materialnya.”
3. Keramik Ukuran Besar

Lucy Small dari State and Season Design, mengatakan jika ubin dengan ukuran besar bisa menjadi pilihan yang efektif bagi mereka yang tidak menyukai garis nat.
“Ubin dengan berformat besar dirancang untuk menutupi area yang luas dengan garis nat minimal, menciptakan tampilan yang tanpa sambungan dan mewah,” tambah Michelle Murphy dari
DEMI RYAN.
Baca Juga: Trend Desain Kamar Mandi 2025, Lebih Berwarna?
Selain itu, garis nat yang lebih sedikit berarti lebih sedikit perawatan dan pembersihan yang lebih mudah, dan pola yang besar dan tanpa sambungan dapat membuat kamar mandi kecil tampak lebih luas.
4. Perpaduan Hasil Akhir
Tren memadukan hasil akhir glasir matte dan gloss di dalam kamar mandi bisa menjadi pilihan bagus untuk menambahkan tekstur dan daya tarik pada ruangan.
“Ini cara yang sangat bagus untuk menambahkan tekstur dan daya tarik pada ruangan—kami paling suka jika dipasang secara acak untuk nuansa yang lebih halus dan organik. Sebagai bonus, glasir matte sangat baik untuk lantai kamar mandi karena lebih antiselip,” kata desainer Jennifer Hunter.
5. Berbagai Bentuk Keramik

“Jika Anda ingin meningkatkan daya tarik visual kamar mandi tanpa membuat ruangan terasa penuh, cobalah menciptakan pola menggunakan ubin dengan glasir yang sama dan bentuk yang berbeda,” ujar Jung.
Ia mengatakan ini merupakan cara bagus untuk mempercantik desain ubin kamar mandi, terutama jika anggaran terbatas. Jika kalian mendesain kamar mandi yang lebih klasik, pendekatan tata letak ini adalah cara yang tepat untuk menambahkan sentuhan tak terduga dengan cara yang sederhana.
6. Ubin Zellige
Alexandra Keahler, kepala desainer di Alexandra Kaehler Design, mengatakan jika ubin zellige akan tetap awet. Ia menyarankan untuk menggunakan warna sesuai dengan pilihan dan skema desain kamar mandi.
“Jika dipasang dengan benar, zellige menawarkan tekstur dan gerakan indah yang tidak bisa Anda dapatkan dari ubin buatan mesin,” tutupnya.
