- Dedy Rochimat, Ketua ASMINDO - Lea A. Aziz - Interior Design Expert & Principal of Elenbee Design - Mathias Kuepper - Managing Director & Regional President Asia Pacific Koelnmesse - Choiril Muchtar - Sekjen ISWA - Adi Surya Triwibowo - Ketua HDII
News

Perkuat Pasar Global, Industri Furniture Indonesia Adakan Pameran Terintegrasi dari Hulu ke Hilir

Industri mebel dan furnitur Indonesia memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional sekaligus ekspansi yang luas.

Data Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat bahwa pada 2025, ekspor mebel menempati peringkat kedua subsektor kerajinan dengan kontribusi sekitar 12,2 persen.

Hal ini menegaskan peran furnitur sebagai industri bernilai tambah dan berorientasi ekspor.

Baca Juga: 3 Pameran Internasional, Interzum Jakarta, IHF, dan IFMAC & WOODMAC 2025 Hadir di JIEXpo, Jakarta

Namun, di tengah pasar furnitur global bernilai ratusan miliar dolar AS per tahun, pangsa Indonesia masih berada di bawah satu persen.

Tantangan Industri Mebel di Indonesia

Talkshow Industry Connect 2026 Press Conference, Foto: Dok. Istimewa
Talkshow Industry Connect 2026 Press Conference, Foto: Dok. Istimewa

Lebih lanjut, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama industri furnitur nasional bukan terletak pada potensi.

Namun, tantangan utamanya terletak pada konektivitas rantai nilai, yakni mulai dari material, teknologi produksi, hingga akses langsung ke pasar Internasional.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Desainer Indonesia, AHEC Tampilkan Furnitur Keberlanjutan di IFFINA+2025

Meskipun akses pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Timur telah terbentuk, namun masih memerlukan penguatan dari berbagai sisi.

Mulai dari standardisasi, inovasi, efisiensi produksi, dan integrasi antar segmen industri, termasuk
keterlibatan desainer dan pelaku kreatif dalam proses hulu ke hilir.

Pameran Terintegrasi

Mathias Kuepper, Managing Director & Regional  President Asia Pacific Koelnmesse menyambut kehadiran media dalam Press Conference Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect
Mathias Kuepper, Managing Director & Regional President Asia Pacific Koelnmesse menyambut kehadiran media dalam Press Conference Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect

Menjawab kebutuhan tersebut, Amara Group dan Koelnmesse GmbH mengumumkan integrasi startegis empat pameran dagang utama.

Pameran ini mencakup sektor material, maufaktur, furnitur, dan interior ke dalam satu platform industri terpadu dari hulu ke hilir.

Baca Juga: Amara Group dan Koelnmesse GmbH Umumkan Integrasi Strategis Pameran Dagang Furnitur Terkemuka Indonesia dalam Satu Platform

Pameran ini akan digelar secara co-located pada 23-27 September 2026. Berlokasi di NICE PIK 2 dan JIEXpo Kemayoran, Jakarta, penyelenggara menargetkan 800 exhibitor dan 15 ribu pengunjung.

Serta partisipasi dari lebih dari 20 negara, termasuk Australia, Canada, China, Denmark, Finland, France, Gabon, Germany, Hong Kong, Indonesia, India, Italy, Malaysia, Singapore, Slovenia, South Korea, Sri Lanka, Switzerland, Taiwan, Thailand, Turkey, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

Hal ini mencerminkan skala dan keberagaman ekosistem desain dan industri yang dibangun.

Indonesia Materials, Manufacturing, & Furniture Connect

Etty Anggraeni, Director PT. Nine Koeln Indonesia resmi membuka Press Conference Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect
Etty Anggraeni, Director PT. Nine Koeln Indonesia resmi membuka Press Conference Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect

Pameran terintegrasi ini diperkenalkan sebagai Indonesia Materials, Manufacturng & Furniture Connect.

Merupakan platform industri terpadu yang menghubungkan material, proses produksi, dan desain dalam satu ekosistem, pameran ini sekaligus menjembatani kebutuhan pasar domestik dan internasional, termasuk ruang bagi pelaku kreatif dan UMKM.

Baca Juga: Tiga Arsitek Indonesia Tampilkan Karya di Pameran Roca, Barcelona

“Konsep co-location dan penyelarasan lintas sektor ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan platform industri di Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik,” ujar Mathias Küpper, Managing Director dan Regional President Asia Pacific Koelnmesse Pte Ltd.

Baca Juga: Hydrogrid Hydration, Instalasi Pipa Unik di Art Jakarta 2024

Sementara itu, Amara Group dan Koelnmesse GmbH secara bersama mengelola IFFINA+, interzum Jakarta dan International Hardware Fair Indonesia.

Serta bergabung bersama Wakeni dalam IFMAC WOODMAC, yang akan diselenggarakan beriringan.

Baca Juga: Kolaborasi dengan 4 Desainer, Conchita Home Hadirkan Pameran Visions of Opulent Luxury

Integrasi ini memungkinkan desainer, produsen, dan brand mengakses seluruh rantai nilai furnitur dalam satu pekan industri yang terkurasi. Yakni, dengan sekitar 50 persen partisipasi pelaku UMKM pada IFFINA.

“Penyelarasan ini menyatukan berbagai platform industri utama sesuai dengan cara industri furnitur bekerja saat ini,” ujar Dedy Rochimat, Ketua ASMINDO, sebagai kolaborator industri yang terlibat aktif dalam ekosistem IFFINA+.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *