Selain limbah rumah tangga, limbah pakaian yang berasal dari industri fast fashion menjadi penyumbang limbah terbesar di dunia.
Dilansir dari Waste4Change, industri fashion menyumbang sekitar 10 persen emisi karbon yang menjadikan polusi terbesar kedua setelah industri minyak.
Baca Juga: Ternyata Ini, Penyebab Mesin Cuci Cepat Rusak!
Untuk itu, pencegahan harus dilakukan agar tidak menambah timbunan limbah pakaian. Electrolux memberikan saran untuk pencegahan penimbunan sampah pakaian, yakni dengan merawat pakaian sehingga dapat meminimalisir pembelian pakaian baru secara berlebihan.
Teknologi Mesin Cuci Electrolux Minimalisir Sampah Pakaian
Lebih lanjut, electrolux, mengembangkan mesin cuci dan pengering yang dapat memberi masa pakai pada pakaian lebih lama dan mengurangi dampak iklim.
1. Tidak Terlalu Banyak Deterjen

Seperti yang dilansir dari laman Electrolux, terlalu sedikit penggunaan deterjen dapat memengaruhi tingkat kebersihan pakaian.
Namun, terlalu banyak deterjen juga dapat merusak pakaian. Untuk itu, dalam mesin cuci electrolux disematkan teknologi AutoDose.
Baca Juga: Rangkaian Mesin Cuci Front Loading Sharp, Lebih Hemat Energi?
Teknologi AutoDose dapat secara tepat mengukur jumlah pakaian di drum dan secara otomatis melepaskan dosis yang benar antara deterjen dan pelembut untuk kinerja pembersihan yang luar biasa dengan sedikit keausan dan kerusakan.
2. Pertahankan Warna

Selain itu, untuk menjaga warna pakaian tetap cerah sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu lama, disematkan juga UltraMix.
Teknologi ini akan membuat deterjen dilarutkan sebelum masuk ke drum sehingga penggunanya dapat mencuci pada suhu lebih rendah tanpa mengorbankan kinerja pembersihan. Sehingga warna pakaian tetap cerah.
3. Menghilangkan Noda

Biasanya banyak pemilik pakaian yang akan membeli pakaian baru jika sudah terkena noda. Untuk itu, mesin cuci Electrolux diklaim dapat membersihkan segala macam noda membandel dengan mudah.
Baca Juga: Rangkaian Mesin Cuci Front Loading Sharp, Lebih Hemat Energi?
Teknologi SensorWash secara otomatis mendeteksi kotoran dan level tanah dan menyesuaikan durasi siklus yang sesuai untuk menghapus 49 noda berbeda, termasuk minyak, anggur merah, lumpur, dan noda cokelat.
4. Mengurangi Jejak Karbon
Dengan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menggunakan pakaian lebih lama, kalian dapat mengurangi jejak karbon hingga 30 persen.
