Kian menjamurnya bisnis properti di Indonesia, tidak menjamin semuanya akan berkembang dan tetap bertahan meskipun di berbagai kondisi.
Hal ini juga diungkapkan oleh Agus Soelistijo, Co-founder yang juga Wakil Presiden Komisaris PT Indonesian Paradise Property Tbk atau INPP. Menurutnya, tidak hanya memerlukan modal yang banyak saja seorang pengusaha bisa bertahan dengan bisnis properti. Namun, juga memerlukan passion dan tekad di dalamnya.
Baca Juga: Menapaki 2025, INPP Menggapai Banyak Pencapaian, Apa Saja?
“Di Bali itu banyak hotel, namun saat pandemi hotel tersebut tutup dan ketika pandemi berakhir hotel tersebut tidak buka lagi. Sebab, seorang businessman yang bukan hotelier daya tahannya akan berbeda,” ungkap Agus saat pengumuman Journalist Writing & Photo Competition III 2025, beberapa waktu lalu.
Agus melanjutkan, tak hanya menggandalkan banyak modal saja, saat membangun bisnis properti harus memiliki jiwa bisnis yang murni di bidangnya. “Siapa yang dapat memenangkan kompetisi di persaingan yang tepat adalah seseorang yang memiliki jiwa bisnis yang murni di bidangnya.”
INPP Lahirkan Hotel Budget Menegah yang Unik

Lebih lanjut, beberapa proyek INPP yang saat ini terkenal tak terlepas dari perjalananannya yang panjang. Agus bercerita jika saat itu, founder INPP melihat ada opportunity yang bisa menjadi langkah besar dalam perjalanan mereka dalam membangun bisnis properti.
“Saat itu, melihat pendapatan menengah semakin banyak. Seperti anak muda senang traveling namun dengan budget yang terbatas. Kemudian, kami lihat opportunity hotel yang budget-nya Rp300 ribuan meningkat, dan kami membuat segmen hotel bintang tiga plus yang dinamakan hotel Harris,” ungkap Agus.
Baca Juga: Residensial Hingga Komersial, Ini yang Ingin Dihadirkan di Setiap Proyek INPP
Kemudian, hotel bintang tiga plus tersebut, dibuat INPP semenarik mungkin, dengan penggunaan warna yang cerah seperti merah dan oranye. “Kami buat warna hotel tersebut berbeda, yakni dengan menggunakan warna seperti oranye dan merah yang cocok untuk anak muda,” tambah Agus.
Saat ini, adapun berbagai proyek properti yang dimiliki oleh Paradise Indonesia, yakni 14 hotel di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar, dan mengoperasikan 6 pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, dan Bali.
