Tak hanya sekadar tempat beristirahat saja, namun kamar anak juga dapat menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak.
Untuk itu, kamar anak harus dibuat senyaman mungkin. Melihat hal tersebut, IKEA Indonesia mengajak orang tua untuk melihat betapa pentingnya kenyamanan dan keamanan kamar anak melalui kampanye IKEA Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi.
Baca Juga: Warna Cat Kamar Tidur Elegan
“Melalui kampanye ini, kami ingin menunjukkan bahwa menciptakan kamar impian anak tidak harus mahal atau rumit.
Yang terpenting adalah memahami kebutuhan mereka dan memilih solusi yang tepat,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.
Keadaan Kamar Anak Berdampak Pada Psikologis
Tak hanya dari sisi fungsional, namun keadaan kamar anak juga dapat berpengaruh terhadap sisi psikologis anak.
Fabiola Priscila, M.Psi., psikolog anak, menjelaskan, jika kamar tidur merupakan ruang pribadi pertama bagi anak, dan lingkungan di dalamnya sangat memengaruhi emosi serta kualitas tumbuh kembang mereka.
Baca Juga:5 Tren Warna Kamar Tidur 2024
“Lingkungan yang terstruktur dan rapi membantu anak merasa tenang. Ini sangat memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi saat belajar, hingga kemampuan mengatur emosi,” jelas Fabiola.
Pembagian Zona di Kamar Tidur Anak
Lebih lanjut, Fabiola mengatakan membuat pembagian zona di dalam kamar tidur anak dapat mendukung kebutuhan mereka.
Ada pun pembagian zona tersebut, antara lain zona tidur, zona bermain, dan zona belajar. Pada Zona tidur, harus dibuat tenang dan minim distraksi untuk memastikan kualitas istirahat anak.
Baca Juga:
Kemudian, pada zona bermain, sebaiknya dibuat menyenangkan dan menstimulasi kreativitas anak. Di zona ini disarankan untuk menggunakan warna cerah, mainan edukatif, atau ruang bebas bergerak.
Kemudian pada zona belajar perlu dirancang untuk mendukung fokus, seperti menyediakan meja ergonomis, pencahayaan yang baik, dan tempat penyimpanan alat tulis yang tertata.
Tips Dekorasi Kamar Tidur Anak
Selanjutnya, menurut Alfinda Kristiana Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, ketika anak memiliki ruang yang sesuai dengan kebutuhannya, mereka akan lebih semangat mengeskplorasi diri dan belajar mandiri.
“Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak berdasarkan usia dan minat, serta melibatkan mereka dalam memilih warna, tata letak, atau dekorasi agar kamar terasa personal dan mencerminkan karakter anak,” jelas Alfinda.
Untuk menata kamar anak menjadi lebih nyaman, IKEA membagikan lima tips dekorasi kamar tidur anak berikut:
1. Gunakan perabot aman dan sesuai usia anak
2. Pilih furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan penyimpanan atau yang dapat dipanjangkan
3. Terapkan pencahayaan yang baik dan meja belajar ergonomis untuk mendukung fokus
4. Sediakan solusi penyimpanan yang mudah dijangkau (rak, kotak, label) agar anak belajar merapikan barang sendiri
5. Tambahkan dekorasi sesuai kepribadian anak untuk meningkatkan rasa kepemilikan.
Selain fungsionalitas dan estetika, aspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Sudut furnitur tumpul, material yang ramah anak, dan tata ruang yang memberi ruang gerak membantu anak bebas bereksplorasi dengan aman setiap hari.
“Tujuan kami adalah membantu orang tua menciptakan kamar yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional, aman, sehingga dapat mendukung potensi anak,” tutup Alfinda.
