Memilih kulkas yang tepat dengan budget dan kegunaan menjadi tahap awal yang penting. Namun, perawatan setelahnya tak kalah penting.
Sebab, perawatan kulkas yang benar, akan membuat daya tahan pemakaiannya lebih lama.
Baca Juga: Cara Menyalakan Kulkas Baru, Didiamkan Semalaman?
Hal ini termasuk memilih lokasi penempatan kulkas. Al Bruce, Founder of Olive & Barr, menjelaskan kepada Tomsguide, pemilik harus memikirkan posisi dan aliran udara ketika menempatkan kulkas.
“Kulkas memerlukan ruang yang cukup di bagian belakang dan atas agar sirkulasi udara memadai. Ingatlah untuk selalu memastikan bahwa peralatan tersebut—jika diperlukan—dipasang oleh teknisi listrik yang berkualifikasi dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan,” ungkapnya.
Tips Menempatkan Kulkas

Sementara itu, Gino Grossi, Home Appliances, Samsung Electronics UK, mengatakan untuk desain dan keamanan, ada lima tips untuk penempatan kulkas.
- Kulkas memerlukan alas yang rata dan ventilasi udara di sekitarnya.
- Pastikan kulkas memiliki jarak untuk pintu saat terbukan dan tertutup dengan lebar. Jika memiliki kulkas built-in, pastikan untuk menyisakan jarak minimal sekitar 6,35 cm pada sisi yang paling dekat dengan dinding tersebut.
- Kulkas memerlukan jarak bebas minimal satu inci di bagian belakang kulkas untuk sirkulasi udara, sambungan air, dan sambungan listrik yang memadai.
- Untuk kulkas tanam (built-in), sediakan jarak minimal satu sentimeter di kedua sisi dan bagian atas untuk memudahkan pemasangan.
- Salah satu faktor penting yang sering terlupakan adalah apakah pintu akan terbuka ke arah kiri atau kanan, karena hal ini dapat sangat memengaruhi cara kalian memanfaatkan ruang di sekitar kulkas. Banyak kulkas dapat diatur agar pintunya bisa dibuka dari sisi mana pun, sehingga kalian dapat mengoptimalkan penempatannya di ruangan.
Sementara itu, Marc Duckworth, Manajer Produk untuk Russell Hobbs di Product Care Group, mengatakan perihal penempatan.
“Elemen utama dapur biasanya meliputi kulkas, bak cuci piring, dan oven; ada baiknya menciptakan formasi segitiga yang leluasa di antara ketiga area tersebut dengan akses tanpa hambatan antar-titiknya,” ujarnya.
Baca Juga: Penyebab Segel Pintu Kulkas Rusak dan Cara Mengatasinya
Konsep ini sering disebut sebagai aturan desain “segitiga dapur” dan membantu menciptakan area yang optimal untuk menyimpan bahan makanan, sekaligus menyisakan ruang yang cukup untuk mempraktikkan panduan kami mengenai cara membersihkan kulkas.
Lokasi yang Tidak Boleh Diletakkan Kulkas
Ada pun tiga lokasi yang tidak boleh diletakkan kulkas, seperti berikut ini.
1. Dekat Oven atau Kompor
Para ahli di Hisense UK mengungkapkan bahwa, menempatkan kulkas di dekat sumber panas, seperti oven atau kompor, dapat membuat perangkat tersebut bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu internalnya, yang berujung pada peningkatan konsumsi energi serta potensi keausan pada unit tersebut.
2. Area Luar Ruangan
Suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat memengaruhi kinerja dan efisiensi kulkas, serta dapat menyebabkannya lebih cepat rusak.
3. Ruangan yang Sempit
Menempatkan kulkas di ruang yang sempit dan tertutup—seperti lemari khusus dengan sirkulasi udara yang minim—dapat menyebabkannya mengalami panas berlebih, sehingga memperpendek masa pakainya dan meningkatkan risiko kerusakan.
“Meskipun kulkas modern memiliki isolasi yang jauh lebih baik, Anda dapat meminimalkan pemborosan energi dengan menjauhkan kulkas dari paparan sinar matahari langsung.
Pastikan kulkas tidak ditempatkan tepat di depan jendela atau terlalu dekat dengan peralatan yang menghasilkan panas, seperti oven,” tutup Duckworth.
