Tips Mendekorasi Ruangan dengan Pencahayaan
Tips & Trik

3 Tips Pencahayaan Agar Ruangan Lebih Nyaman

Selain dekorasi dan penataan, di dalam sebuah ruangan, pencahayaan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Sebab, bukan hanya sekadar menerangi saja, namun ternyata pencahayaan dapat memberikan kenyamanan saat melakukan aktivitas.

Baca Juga: Jotun Hadirkan Inspirasi Warna Soulful Spaces di Flagship Store Terbaru di Medan

Misalnya, ketika ruangan digunakan untuk bekerja, jenis pencahayaannya berbeda dengan jenis pencahayaan di ruangan yang ingin mengedepankan rileksasi.

Tips Membuat Ruangan Nyaman dengan Pencahayaan

Tips Mendekorasi Ruangan dengan Pencahayaan
Tips Mendekorasi Ruangan dengan Pencahayaan, Foto: Dok. Signify

Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia, menjelaskan ada tiga jenis pencahayaan yang harus diperhatikan untuk memberikan perasaan yang nyaman di dalam ruangan, antara lain sebagai berikut;

1. General Lighting

General lighting bertugas untuk menerangi seluruh ruangan. Biasanya, kebanyakan ruangan menggunakan jenis pencahayaan ini.

Jenis pencahayaan ini juga diaplikasikan di plafon dengan cahaya yang terang sehingga mampu menerangi hingga ke sudut ruangan.

2. Task Lighting

Berbeda dengan general lighting, task lighting bertugas untuk menyorot area khusus. Misalnya, area kerja di ruang kerja atau belajar.

Task lighting juga bisa diaplikasikan di area dapur, untuk menerangi area persiapan memasak. Dengan jenis pencahayaan ini, dapat membantu area bekerja tanpa harus menambah watt lampu general.

3. Mood Lighting

Jenis pencahayaan ini dapat membangun nuansa pada ruangan. Misalnya ketika ingin memberikan kesan lebih nyaman, bisa menggunakan mood lighting dengan warna lampu yang lebih warm.

Kesalahan Saat Memilih Pencahayaan

Sementara itu, dilansir dari laman Lighting Design, ada beberapa hal kesalahan yang harus dihindari saat memilih pencahayaan di dalam hunian, antara lain;

1. Hanya Menggunakan Pencahayaan General

Pencahayaan general atau yang sering digunakan di plafon memang bisa menjadi cara yang bagus untuk menerangi ruangan.

Namun, lampu langit-langit dapat menciptakan bayangan yang tajam dan tidak memadai untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

2. Hanya Menggunakan Satu Sumber Cahaya

Di sebagian besar rumah, jika kalian hanya memiliki satu sumber cahaya dengan satu lampu, hal ini tidak akan cukup.

Di rumah-rumah dengan keterbatasan rumah lampu, pilihlah lampu dengan dua bohlam atau lebih jika memungkinkan. Selain itu, lampu meja atau lantai dapat membantu menambah cahaya yang dibutuhkan di ruangan. 

3. Tidak Mempertimbangkan Suhu Lampu

Lighting Design merekomendasikan bohlam dengan suhu warna 2700 Kelvin hingga 3000 Kelvin untuk penerangan rumah. Ini memberikan cahaya yang lebih lembut dan hangat yang lebih nyaman di mata dan tidak membuat warna rumah terlihat pucat.

4. Mengabaikan Pencahayaan Luar Ruangan

Banyak orang menganggap remeh pencahayaan luar ruangan. Karena pemilik rumah cenderung tidak menghabiskan sebagian besar waktu mereka menatap bagian luar rumah mereka, perlengkapan lampu eksterior terkadang diabaikan.

Pencahayaan luar ruangan tidak hanya dapat membantu meningkatkan nilai rumah dengan meningkatkan daya tarik visual, tetapi juga menawarkan keamanan dengan menerangi jalan setapak, mencegah penyusup, dan mencegah kecelakaan di malam hari.

5.  Memasang Lampu Tanpa Mempertimbangkan Ukuran Ruangan

Ini mungkin salah satu kesalahan pencahayaan paling umum yang kami lihat. Memahami ukuran ruangan tempat lampu akan dipasang sangat penting dalam memilih pencahayaan yang tepat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *