Kamar mandi menjadi area yang selalu digunakan setiap hari, oleh sebab itu, pemilihan warna di dalamnya dapat memengaruhi suasana.
Sama halnya dengan ruangan lainnya, pemilihan warna kamar mandi harus diperhatikan. Desainer interior Sallie Lord mengatakan pada Better Homes and Gardens, ada beberapa warna cat yang tidak disarankan di dalam kamar mandi.
Baca Juga: Tips Desain Kamar Mandi Minimalis 2 x 3 Meter Agar Terlihat Lebih Luas
Selain itu, sama halnya dengan pemilihan warna cat, hasil akhir cat juga dapat mengubahh tampilan warna secara menyeluruh.
Warna Cat Kamar Mandi yang Tidak Disarankan

Sebelum merenovasi kamar mandi, berikut beberapa warna dan hasil cat yang harus dihindari dan digunakan sebagai gantinya.
1. Ganti Warna Kusam dengan Nuansa Berbeda
Lord mengatakan jika warna-warna kusam yang tampak kotor dapat memberikan kesan buruk di dalam kamar mandi.
“Warna apa pun yang kusam, baik krem pekat, khaki, atau ungu muda secara visual akan membebani ruangan dan membuatnya tampak gelap dan ketinggalan zaman. Itu akan menurunkan suasana hati dan menyedot energi Anda,” kata Lord.
Baca Juga: Trend Desain Kamar Mandi 2025, Lebih Berwarna?
Sebaliknya, pilihlah warna yang berbeda dan pilihlah warna yang sebenarnya, baik itu warna biru tua atau hijau mint. Selain menggunakan warna yang berbeda pada dinding, lakukan hal yang sama pada lis.
Hindari warna krem pada papan pinggir, crown molding, dan lis pintu dan jendela untuk mencegah tampilan yang kotor dan ketinggalan zaman. Tetaplah gunakan warna putih bersih.
2. Hindari Hasil Akhir Cat Matte
Kebanyakan orang sering tidak menyadari jika pemilihan hasil akhir cat merupakan tahapan yang penting. Lapisan akhir cat dapat mengubah tampilan warna secara menyeluruh.
Baik itu hitam matte atau arang, Lord menyarankan untuk menghindari warna matte yang lebih gelap. “Warna dan lapisan akhir ini akan meninggalkan bekas seperti papan tulis,” katanya.
Sebagian besar cat interior tersedia dalam lapisan akhir yang matte, eggshell, satin, semi-gloss, dan high-gloss.
Baca Juga: Catat! Ini Pilihan Jenis Keramik Kamar Mandi Anti Licin
Di kamar mandi, hindari lapisan akhir yang matte, serta lapisan akhir high-gloss yang dapat menonjolkan kelembapan ruangan dan membuat tampilan menjadi berantakan.
Sebaliknya, pilih salah satu dari tiga lapisan akhir medium gloss, seperti eggshell, satin, atau semi-gloss. Lapisan akhir tersebut lebih mudah dirawat sekaligus memberikan tampilan yang bersih dan mengilap.
3. Ganti Warna Cat Terang dengan yang Lebih Teduh
“Warna-warna mencolok seperti hijau neon dan hijau muda tidak ideal,” kata Lord. Warna-warna terang ini tidak hanya akan mendominasi ruangan dengan intensitasnya.
Selain itu, ia menjelaskan jika warna cat yang mencolok juga dapat membuat ruangan sempit menjadi lebih terbatas.
Baca Juga: Cara Membersihkan Kamar Mandi dengan Sitrun
Untuk itu, ganti warna cat mencolok seperti hijau neon menjadi warna yang lebih teduh seperti hijau gelap. Warna gelap seperti hijau hutan akan memberikan energi membumi dan terinspirasi alam pada kamar mandi, terutama jika dipadukan dengan bahan alami berupa meja rias kayu dan ubin lantai batu.
Di sisi lain, warna dinding hijau mint akan menjadi latar belakang yang menenangkan untuk lemari putih dan aksen krom mengilap jika Anda menginginkan desain kamar mandi yang terang dan lapang.
4. Hindari Warna Mustrad
Meskipun terlihat cocok di ruangan lain, namun warna mustrad tidak cocok diaplikasikan di dalam kamar mandi.
Kehangatan dan saturasi warna cat ini dapat membuat lingkungan yang sudah lembap seperti kamar mandi terasa sangat pengap, terutama dengan jenis pencahayaan tertentu.
Baca Juga: Inspirasi Desain Kamar Mandi Hotel Minimalis yang Dapat Ditiru!
Untuk menghindari kesan lembap, ganti warna mustard dengan warna pastel yang cerah dan menyegarkan.
Baik itu merah muda muda, biru pucat, atau warna lavender dapat lebih menenangkan dengan dikombinasikan dengan nuansa abu-abu dingin.
