Karpet ruang tamu tak hanya dapat meningkatkan tampilan saja, namun karpet juga berfungsi sebagai penghangat dan pembagi ruang.
Ketika karpet diletakkan di area tanpa batas seperti ruang tamu dan makan yang menjadi satu, karpet bisa berfungsi sebagai pembatas kedua ruang tersebut.
Baca Juga: Jangan Salah, Ini Cara Meletakkan Karpet Lantai Ruang Tamu Kecil
Namun, seperti pemilihan furniture pada ruangan, karpet juga harus dipilih sesuai dengan keadaan ruang tersebut. Dilansir dari The Spruce, selain bentuk, bahan, dan ukuran, warna juga harus menjadi daftar saat pemilihan karpet.
Bagaimana Memilih Warna Karpet Ruang Tamu?

Memilih warna untuk karpet bisa menjadi salah satu komponen dekorasi yang paling menantang. Perubahan warna karpet dapat memberikan efek dramatis pada sebuah ruangan, memengaruhi tampilan, suasana hati, dan cara ruangan tersebut digunakan.
Dari semua warna karpet, ada beberapa warna karpet ruang tamu yang menjadi populer di banyak kalangan, seperti berikut ini.
1. Warna gelap
Warna hitam dan gelap seperti arang, abu-abu tua, dan coklat tua populer di kalangan keluarga yang memiliki anak kecil dan hewan peliharaan.
Kelebihan dari warna ini, noda atau bulu hewan yang rontok tidak mudah terlihat. Warna-warna ini tidak pernah ketinggalan zaman, menjadi pilihan warna yang populer selama beberapa dekade.
2. Warna cerah
Beige adalah salah satu warna karpet paling populer. Krem adalah warna terang dan warna netral yang hangat, tergantung nadanya. Krem dapat menutupi sedikit noda dan, sebagai warna netral, cocok dengan hampir semua warna.
Gading, putih pudar, atau abu-abu muda adalah pilihan populer lainnya. Beberapa orang mungkin ragu untuk menggunakan warna putih terang, karena takut akan potensi noda.
Baca Juga: Karpet Viny Roll vs Ubin Vinyl, Mana yang Lebih Murah?
Namun, pelapisan dengan permadani berwarna lebih gelap di atas karpet adalah trik yang bagus untuk digunakan di atas karpet berwarna terang.
3. Netral Hangat
Warna karpet netral merupakan warna karpet yang paling populer. Tren saat ini lebih menyukai warna-warna netral dengan warna-warna alami, seperti abu-abu hangat atau krem berwarna cappucino. Warna netral hangat lainnya termasuk cokelat, krem, dan coklat.
Memilih warna karpet yang netral adalah pilihan yang lebih mudah dan lebih murah untuk ruangan mana pun, lebih tahan lama dibandingkan tren warna cerah terkini.
Baca Juga: Tips Memilih Karpet Lantai Agar Tidak Salah Ukuran
Tambahkan warna-warna cerah dengan aksesori, bantal beraksen, atau hiasan dinding. Cat dinding adalah cara lain untuk menambahkan warna dengan cepat atau mencerahkan seluruh ruangan dengan biaya yang lebih murah.
4. Netral
Salah satu warna netral yang paling populer untuk karpet adalah abu-abu. Sedikit warna biru bercampur dengan hitam dan putih menghasilkan warna abu-abu yang modern.
Namun, salah satu warna paling baru yang memasuki dunia desain interior adalah greige, yakni warna netral yang sejuk antara abu-abu dan krem.
Baca Juga: Cara Menata Ruang Tamu Kecil Agar Terlihat Lebih Besar
Tergantung pada apa yang dipadukan, karpet netral ini dapat menjadi sejuk, menonjolkan warna kebiruan dari abu-abu, atau dapat berubah menjadi hangat, menonjolkan warna cokelat dan coklat dari krem.
5. Warna Cerah
Warna karpet yang cerah mungkin lebih baik direpresentasikan dengan cara lain seperti warna dinding atau aksen, namun jika kalian dapat melihat warna yang memiliki daya tahan setidaknya selama satu dekade, seperti biru, hijau, merah muda, atau ungu untuk kamar anak, anggap itu sebagai investasi untuk masa kanak-kanak.
Baca Juga: Dekorasi Ruang Tamu Sederhana Tapi Menarik Untuk Lebaran
Kalian dapat mengambil cara berbeda dengan tampil berani pada warna karpet dan meratakan sisa ruangan dengan warna sofa, furnitur, dan aksesori yang tidak terlalu mencolok.
Dengan menggunakan pendekatan ini, kalian tetap dapat membuat kesan menonjol di karpet ruang tamu sambil menjaga sisa ruangan tetap nyaman dipandang mata.
