Memelihara kucing tak hanya harus mementingkan kenyamanan tempat yang diberikan saja, namun makanan yang mereka konsumsi juga harus diperhatikan.
Faktanya, ada banyak makanan manusia yang beracun untuk kucing karena menimbulkan masalah kesehatan untuk hewan peliharaan tersebut. Dilansir dari Martha Stewart, berikut beberapa makanan yang dilarang diberikan ke kucing.
1. Anggur dan Kismis

Meskipun merupakan camilan lezat bagi manusia, anggur dan kismis dapat menyebabkan kerusakan ginjal pada kucing.
“Meskipun dokter hewan masih mempelajari lebih lanjut, bukti terbaru menunjukkan bahwa kadar asam tartarat dalam anggur dan kismis mungkin menjadi penyebab keracunan pada kucing,” kata Whitney Miller, kepala dokter hewan di klinik Petco.
Ini dapat menciptakan penumpukan tanin di ginjal dan elemen lain yang tidak dapat diproses kucing.
Gejala lesu, kurang nafsu makan, dan dehidrasi biasanya dimulai dalam 24 jam pertama dan meningkat menjadi tanda gagal ginjal, seperti muntah, rasa haus atau buang air kecil berlebihan, sakit perut, dan koma.
2. Cokelat

Cokelat dan makanan lain yang mengandung kafein beracun bagi kucing. “Cokelat mengandung methylxanthines (kafein dan teobromin) yang berkontribusi terhadap sifat racunnya, namun konsentrasi teobromin lebih besar dibandingkan kafein,” kata Carly Fox, dokter hewan senior, Schwarzman Animal Medical Center di New York City.
Gejala dapat bervariasi tergantung pada jumlah dan jenis cokelat yang dikonsumsi, namun umumnya berkisar dari muntah dan diare hingga hipertensi dan kejang.
Cokelat putih atau coklat susu memiliki komponen beracun yang lebih sedikit dibandingkan cokelat hitam.
3. Bawang Merah dan Bawang Putih

Banyak anggota keluarga allium, yaitu bawang merah dan bawang putih, berbahaya jika tertelan kucing.
“Bawang termasuk daun bawang, kucai, dan bawang merah, serta bawang putih berbahaya bagi kucing dalam segala bentuk karena mengandung sulfoksida dan senyawa sulfida alifatik, yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel,” kata Dr. Miller.
Meskipun bawang bombay paling beracun jika ditelan dalam jumlah besar, bentuk bubuk bawang ini dapat menyebabkan reaksi merugikan jika tertelan oleh kucing.
Makanan ini biasanya menyebabkan kerusakan sel darah merah dan akhirnya menyebabkan anemia. Gejala keracunan mungkin termasuk lesu, gusi pucat, dan urin berubah warna.
4. Produk Susu

Percaya atau tidak, kebanyakan kucing kekurangan enzim pencerna susu seperti manusia yang tidak toleran laktosa.
Oleh karena itu, sebaiknya menghindari memberikan produk susu pada kucing seperti susu dan keju.
“Karena anak kucing terbiasa meminum susu induknya, begitu mereka berhenti meminumnya, tubuh mereka tidak lagi mampu memecah laktosa,” kata Gary Richter pendiri Ultimate Pet Nutrition.
Bagi banyak kucing, makan atau minum produk susu dapat membuat perutnya sakit atau menyebabkan muntah dan diare.
5. Daging Mentah

Sama seperti manusia yang bisa bereaksi buruk terhadap daging mentah, kucing juga bisa mengalami hal yang sama.
Protein mentah, termasuk ayam dan telur, dapat menyebabkan keracunan salmonella atau E.coli pada hewan.
In termasuk makanan yang tidak boleh diberikan pada kucing.
Tanda-tanda kucing menelan daging mentah mungkin termasuk muntah, diare, dan lesu.
6. Protein Dengan Tulang

Banyak kucing menyukai salmon dan tuna, tetapi penting untuk memastikan protein ini tidak mengandung tulang sebelum memberikannya kepada kucing peliharaan.
“Tulang pada dasarnya tidak beracun, namun dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang parah, patah gigi, atau tersangkut di kerongkongan atau saluran usus, sehingga memerlukan prosedur darurat,” kata Dr. Fox.
Tertelan dapat menyebabkan muntah, diare, kurang nafsu makan, tersedak, dan air liur berlebihan.
Sehingga, salmon menjadi salah satu makanan yang tidak boleh diberikan pada kucing.
Baca artikel menarik lainnya di homeloving.id
