Tanaman Hias Indoor
Garden

6 Tanaman Penyerap Polusi di Sekitar Rumah

Polusi udara yang semakin meningkat di Indonesia dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Dampak negatif yang bisa timbul karena polusi udara mulai dari infeksi saluran pernapasan akut hingga menyebabkan kanker.

Sayangnya berdasarkan situs pemantau kualitas udara IQAir, Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki tingkat polusi kedua tertinggi di dunia. Tingkat polusi yang tinggi tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan berbagai cara salah satunya dengan meletakkan tanaman hias di sekitar rumah.

Dilansir dari Architectural Digest, sebuah studi yang dilakukan oleh NASA menemukan bahwa tanaman tertentu mampu menyaring berbagai polutan. “Tanaman secara alami menghilangkan racun dari udara, meningkatkan kesehatan mental, berfungsi sebagai pelembab alami, dan menghidupkan rumah,” jelas Lisa Munoz, desainer interior tanaman Leaf and June.

Untuk membantu menghilangkan polusi di sekitar rumah, letakkan tanaman hias berikut ini.

Deretan Tanaman Penyerap Polusi

Selain menjadikan rumah lebih cantik dan teduh, berikut beberapa tanaman penyerap polusi.

1. Spider Plant

Tanaman penyerap polusi

Spider plant atau tanaman laba-laba dapat membersihkan udara di sekitar rumah. Namun, yang harus diperhatikan tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan jika tertelan. Sehingga tanaman ini harus dijauhkan dari jangkauan anjing atau kucing peliharaanmu.

Studi NASa menemukan jika tanaman laba-laba mampu menghilangkan 95 persen bahan kimia dari udara dalam 24 jam. Beberapa racun seperti karbon monoksida, benzena, stirena, formaldehida, xilena, dan toluena dapat dihilangkan dengan meletakkan tanaman ini.

2. Tanaman Lidah Mertua

Tanaman Lidah Mertua, Tanaman Penyerap Polusi

Tanaman lidah mertua yang memiliki nama lain snake plant atau tanaman ular ini juga menjadi deretan tanaman penyerap polusi udara. Tanaman ini bisa menyerap racun seperti benzena, formaldehida, trikloroetilen, dan xilena.

Kelebihan lainnya adalah tanaman ini dapat dirawat dengan mudah karena tidak memerlukan banyak penyiraman.

3. Ficus Benjamina

Anggota keluarga ficus ini lebih mirip pohon kecil namun bisa tumbuh satu hingga tiga meter. Tanaman ini mampu menyerap racun seperti benzena, formaldehida, dan trikloroetilen.

4. Aloe Vera (Lidah Buaya)

Tanaman penyerap polusi, aloe vera

Selain dapat dimanfaatkan untuk meredakan luka bakar dan kecantikan, tanaman lidah buaya juga bisa menyerap polusi udara. Racun seperti benzena, formaldehida, dan karbon monoksida dapat diserap oleh tanaman ini.

Memiliki daun tebal, tanaman ini mampu menyimpan banyak air sehingga tidak memerlukan banyak penyiraman. Namun, mereka akan tumbuh subur di cuaca yang cerah.

5. Palem Bambu

Bamboo plam

Tamanan yang menyukai sinar matahari naungan ini bermanfaat untuk menghilangkan racun berbahaya seperti benzena dan formaldehida.

Letakkan di sudut ruangan yang terkena sinar matahari seperti di ruang tamu atau pun teras rumah yang tidak terlalu terang.

6. English Ivy

English Ivy, tanaman penyerap polusi

English ivy dapat meningkatkan interior ruangan karena bisa dijadikan sebagai tanaman gantung. Tanaman yang tumbuh dengan cepat ini mudah dirawat bahkan cocok untuk pemula.

Yang harus diperhatikan, tempatkan mereka di bawah sinar matahari langsung, namun jangan diletakkan terlalu tinggi supaya mudah disiram. Siram mereka ketika tanah sudah terasa kering.

7. Philodendron

Philodendron

Tanaman berbentuk hati ini dapat tumbuh cepat dan sangat mudah dirawat. Philodendron juga dapat tumbuh dengan subur di dalam cahaya yang redup atau terang.

Letakkan tanaman ini di atas rak buku atau lemari tinggi agar mempercantik ruangan sekaligus menyerap polusi berbahaya di dalam ruangan.

8. Peace Lily

Peace Lily

Tanaman peace lily atau yang dikenal dengan lili perdamaian menjadi tanaman yang dapat mempercantik ruangan dan menghilangkan zat berbahaya. Untuk bisa mekar dan tumbuh dengan baik, letakkan tanaman ini di bawah sinar matahari. Namun, jauhkan mereka dari hewan peliharaan seperti anjing dan kucing karena beracun untuk mereka.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *