Ladang Farm, Urban Farming Tertinggi di Indonesia
Garden

Urban Farming Tertinggi di Indonesia, Ladang Farm Jadi Destinasi Baru Agrowisata

Urban farming menjadi salah satu solusi untuk tetap bisa menanam di tengah semakin kecilnya lahan di perkotaan.

Sistem dengan memanfaatkan lahan terbatas yang tersedia di lingkungan perkotaan ini, bisa beragam bentuknya, salah satunya menanam dengan cara hidroponik.

Baca Juga: Cara Mudah Agar Daun Tanaman Hias Hijau

Untuk menyiasati lahan di perkotaan yang sempit, Ladang Farm menghadirkan vertical farming dengan ketinggian mencapai 18 meter.

Vertical Farming Tertinggi di Indonesia

Salah Satu Tanaman yang Ditanam di Ladang Farm, Foto: Dok. Homeloving,id
Salah Satu Tanaman yang Ditanam di Ladang Farm, Foto: Dok. Homeloving.id

Dalam green house-nya, Ladang Farm menanam lima jenis tanaman, yakni thai basil, selada, italian basil, mint, dan perilla. Terdapat 33 ribu lubang tanah yang disediakan di Ladang Farm ini.

Menurut salah satu staff-nya, dalam satu bulan, di sini dapat memanen hingga dua ton. Semua tanaman ini akan didistribusikan ke berbagai restoran yang memesan.

Baca Juga: Tips Memilih Jenis Pot Tanaman Hias

Bukan tanpa alasan, namun lima jenis tanaman ini dipillih karena tingkat kemudahan dalam menanam dan panennya. Sebab, dengan sistem vertikal ini, tanaman tetap harus mendapatkan sinar matahari untuk tetap hidup dan berkembang.

Sehingga, dipilihlah jenis tanaman yang tidak memerlukan sinar matahari penuh namun bisa berkembang dan mudah tumbuh.

Destinasi Agrowisata

Menariknya, tak hanya menjadi tempat tumbuhnya berbagai tanaman, namun Ladang Farm dapat dikunjungi sebagai destinasi agrowisata.

Pengunjung yang ingin sekadar melihat dan mengelilingi area green house, bisa mendaftarkan diri dengan membayar tiket sebesar Rp50 ribu per orang.

Baca Juga: Permasalah Tanaman Sirih Gading dan Cara Mengatasinya

Dengan harga tiket Rp50 ribu, pengunjung bisa mendapatkan penjelasan terkait tanaman hidroponik dan memanem salah satu jenis tanaman di green house.

Bagi pengunjung yang ingin lebih mengetahui dan praktik langsung cara menanam tanaman dengan hidroponik, dapat membayar tiket Rp100 ribu.

Biaya tersebut sudah termasuk dalam kelas edukasi yang akan dijelaskan mulai dari menanam bibit, menyemai, hingga memindahkan tanaman ke tahapan selanjutnya.

Lebih Mudah Tumbuh dan Bebas Pestisida

Lebih lanjut, staff Ladang Farm menjelaskan, selain mengatasi permasalahan minimnya tanah di perkotaan, sistem tanam hidroponik ini lebih mudah tumbuh dan terbebas dari hama.

Tak seperti jenis tanaman yang ditanam di tanah, tanaman hidroponik tidak memerlukan pestisida karena menggunakan air dan nutrisi khusus untuk pertumbuhannya.

Baca Juga: 6 Tanaman Penyerap Polusi di Sekitar Rumah

Untuk pergantian airnya, Ladang Farm sudah menggunakan teknologi sehingga secara otomatis air akan diganti secara berkala. Tertarik mengunjunginya? Ladang Farm berlokasi di Jl. H. Ipin No.2, RT.4/RW.8, Cilandak, Jakarta Selatan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *