Saat ini banyak orang yang menggunakan tanaman hias sebagai elemen dekorasi di dalam maupun luar rumah. Selain menjadi peneduh, beberapa tanaman hias seperti lidah mertua, lidah buaya, spider plant, dan lainnya juga mampu bertindak sebagai pembersih udara.
Untuk itu, banyak pemilik rumah yang meletakkan tanaman hias di ruangannya. Akan tetapi, tanaman hias tak bisa tumbuh berkembang dengan baik tanpa perawatan yang sesuai.
Baca Juga: Tips Memilih Jenis Pot Tanaman Hias
Dilansir dari Better Homes and Gardens, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam perawatan tanaman hias, seperti berikut ini.
Cara Merawat Tanaman Hias Agar Tumbuh Subur

Lantas, bagaimana cara merawat tanaman hias agar tumbuh dengan baik? Tanaman hias memiliki ragam jenis, sehingga memiliki perbedaan dalam cara merawatnya. Berikut penjelasannya.
1. Siram Sesuai dengan Kebutuhan
Semua tanaman hias memiliki kebutuhan penyiraman yang sedikit berbeda, tergantung pada cara dan bagaimana pertumbuhannya berubah sepanjang musim.
Sehingga, kalian perlu menyiram sesuai kebutuhan. Secara umum, tanaman yang ditanam dalam campuran pot yang dikeringkan dengan baik dalam wadah berukuran sesuai harus disiram saat 1/2 hingga 1 inci tanah bagian atas terasa kering.
Baca Juga: 6 Tanaman Beracun Bagi Manusia dan Hewan Peliharaan
Sementara itu, tanaman seperti kaktus dan sukulen membutuhkan sedikit air, sedangkan tanaman berbunga biasanya membutuhkan lebih banyak air.
Untuk menyiram, biarkan aliran air yang pelan (dari kaleng penyiram atau keran) meresap ke dalam tanaman; begitu kalian melihatnya mulai mengalir dari lubang drainase pot, berarti tanah sudah cukup basah. Hindari menyiram daun dan batang, yang dapat menyebabkan penyakit dan bercak daun.
2. Sesuaikan Tingkat Kelembapan
Tanaman seperti poyhos dan calathea lebih menyukai lingkungan yang agak lembap. Jika diletakkan di dalam ruangan, hindari meletakkannya di dekat ventilasi.
Menambahkan pelembap udara ke ruangan akan membantu tanaman yang menyukai kelembapan berkembang. Kelompokkan tanaman sesuai dengan kebutuhan kelembapannya sehingga membantu mereka mempertahankan kelembapan di udara.
3. Berikan Pupuk Sesuai Kebutuhan
Seperti halnya penyiraman yang berlebihan, penting untuk menghindari pemupukan berlebih pada tanaman. Terlalu banyak pupuk dapat membakar akarnya dan menghambat pertumbuhannya.
Untuk varietas berbunga, gunakan pupuk yang ketiga angka pada labelnya (nitrogen, fosfor, dan kalium) relatif sama.
Jika kandungan nitrogen terlalu tinggi, tanaman mungkin akan menumbuhkan banyak daun, tetapi sedikit bunga. Sebaiknya gunakan pupuk yang mengandung unsur hara mikro untuk menghindari kekurangan.
4. Memperbanyak Tanaman
Beberapa jenis tanaman hias dapat tumbuh subur jika diperbanyak dengan cara membelah diri atau metode lain. Cara ini membantu meremajakan tanaman yang tumbuh terlalu besar dan mendorong pertumbuhan baru. Selain itu, cara ini juga murah untuk mendapatkan lebih banyak tanaman dari tanaman yang sudah Anda miliki.
5. Ganti Pot Tanaman
Jika tanaman telah tumbuh lebih besar dari potnya, pindahkan ke wadah yang lebih besar. Namun, jika kalian ingin menyimpannya di pot yang sama, potong sebagian akarnya dengan pisau tajam dan tanam kembali ke dalam wadah menggunakan
6. Hilangkan Debu di Daun Tanaman
Biasanya, debu mudah terkumpul di permukaan daun, sehingga kalian harus membersihkannya. Bilas dengan air atau sikat dengan sikat lembut jika tanaman memiliki daun berbulu.
Untuk tanaman dengan daun halus, kalian juga dapat menggunakan kain untuk menyeka debu yang terkumpul di daun dengan lembut. Hal ini tidak hanya akan memperbaiki penampilan tanaman, tetapi juga akan membantunya menyerap lebih banyak cahaya.
7. Pangkas Tanaman
Alasan utama untuk memangkas tanaman hias adalah agar terlihat lebih indah dan mencegahnya tumbuh terlalu besar. Mirip dengan perbanyakan, memotong tanaman hias yang tumbuh terlalu besar hingga setinggi 4 hingga 6 inci membantu meremajakannya.
8. Buang Daun yang Menguning
Saat melakukannya, pastikan untuk membuang daun yang menguning, cokelat, atau layu. Gunakan pemangkas tangan bermata sempit atau gunting tajam untuk membuat potongan yang bersih tanpa merobek batang tanaman. Sebaiknya bersihkan bilah pemangkas dengan alkohol sebelum beralih ke tanaman lain untuk menghindari penyebaran hama dan penyakit.
