Dengan bulu yang panjang serta perilaku yang manja, membuat kucing persia menjadi salah satu hewan peliharaan yang populer bagi banyak pencintanya.
Selain fisiknya yang cantik dan menggemaskan, ras kucing ini cerdas dan mudah untuk bersosialisasi sehingga cocok berada di tengah-tengah keluarga yang memiliki anak kecil.
Akan tetapi, sebelum merawatnya penting untuk mengetahui masalah kesehatan umum kucing persia, sehingga dapat ditangani dengan baik.
Dilansir dari pawtracks, banyak kucing jenis ini berumur panjang dan sehat, tetapi pemilik hewan harus siap menghadapi meningkatnya kebutuhan perawatan dan masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.
Penyakit yang Rentan Menyerang Kucing Persia

Asosiasi Rumah Sakit Hewan Amerika melaporkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh Program VetCompass Royal Veterinary College dan Universitas Edinburgh mengungkapkan bahwa kucing persia berisiko lebih tinggi terkena beberapa masalah kesehatan.
Faktanya, penelitian mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga kucing di Inggris memiliki setidaknya satu masalah kesehatan.
Studi tersebut menemukan bahwa kelainan bulu paling sering terjadi. Disusul penyakit gigi, pertumbuhan kuku berlebih, dan keluarnya cairan dari mata.
Masalah gigi dan mata ini karena kucing jenis ini merupakan ras brachycephalic dengan bentuk kepala berwajah datar.
Bulu panjang yang dimiliki mereka mudah kusut sehingga menyebabkan gangguan pada bulu.
Studi tersebut juga menemukan bahwa penyakit ginjal dan kanker adalah penyebab kematian paling umum pada kucing Persia.
Cara Menjaga Kesehatan Kucing Persia

Mengetahui bahwa kucing Persia rentan terhadap masalah kesehatan tertentu berarti pemilik hewan perlu mengambil beberapa tindakan proaktif.
PetMD mencatat bahwa penting untuk meluangkan banyak waktu menjaga kesehatan bulu kucing dengan menyisirnya setiap hari. Hal ini akan menghindari kekusutan dan kotoran yang menempel di bulu.
Selain itu, bulu kucing yang panjang juga dapat menimbulkan masalah pada kotak pasir, terutama saat bulu bagian perut mereka membawa kotoran.
Sebagian kucing tidak suka dengan kotoran yang menempel di bagian tubuh mereka, sehingga harus dilakukan pemangkasan bulu pada perut dan sekitar anus agar tidak menempel kotoran.
Kalian juga harus memperhatikan wajah kucing. Karena mata Persia terbuka lebar dan posisinya menonjol, matanya mudah terluka atau timbul bisul.
Selain itu, kotoran mata mereka dapat terperangkap di antara hidung dan matanya sehingga menimbulkan tampilan wajah yang kotor.
Kalian dapat menyeka wajah kucing dengan tisu untuk membantu menjaga kebersihan area tersebut. Kesehatan mata harus selalu diperhatikan untuk menghindari cedera dan iritasi mata.
Baca artikel menarik lainnya di http://homeloving.id
