Menjadi alat elektronik yang paling diandalkan dalam mendinginkan ruangan, AC bekerja secara terus menerus setiap harinya, terlebih ketika musim panas.
Keadaan tersebut terkadang membuat unit AC menjadi lebih cepat rusak atau kinerjanya menurun. Ada pun beberapa faktor yang menyebabkan kinerja AC menurun, salah satunya kondensor AC rumah yang rusak.
Baca Juga: Berapa Suhu Ideal AC Saat Cuaca Panas? Ini Penjelasannya
Dilansir dari laman Luce Aircon, ini dapat ditandai dengan beberapa keadaan, mulai dari udara hangat yang keluar dari AC hingga mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Tanda Kondensor AC Rumah Rusak

Lebih lanjut, jika keadaanya seperti itu, kemungkinan AC mengalami kebocoran kondensor. Dan ini merupakan masalah yang cukup serius, terutama pada model lama.
Kebocoran kumparan kondensor terjadi karena korosi pada sistem pendingin udara. Saat kumparan pendingin udara terus berfungsi, hal itu menyebabkan tekanan pada kondensor, yang menyebabkannya pecah dan akhirnya bocor.
Baca Juga: Apakah AC Harus Dicabut saat Liburan? Ini Penjelasannya!
Menambal kebocoran hanyalah solusi sementara, karena kalian harus mengganti kondensor saat rusak. Berikut tanda-tanda jika AC rumah mengalami kebocoran kondensor.
1. Tidak Maksimal Mendinginkan Ruangan
Mengeluarkan udara hangat atau panas menjadi salah satu tanda kerusakan kondensor AC. AC tidak akan dapat menyediakan faktor pendinginan yang cukup karena cairan pendingin bocor keluar dari kondensor.
Dalam kasus ini, mungkin perlu meminta teknisi untuk memeriksa seluruh unit AC guna mengetahui apakah masalahnya terletak pada kondensor atau komponen lain pada unit tersebut.
Baca Juga: Indonesia Dilanda Cuaca Panas, Ini Suhu AC yang Ideal!
Kerusakan kumparan adalah salah satu dari banyak masalah yang dapat menyebabkan AC mengeluarkan udara hangat alih-alih udara dingin.
2. Berbau Amis
Refrigeran yang bocor dari kondensor AC mengeluarkan bau manis, hampir seperti kloroform yang akan langsung menunjukkan adanya kebocoran dalam sistem.
3. AC Kelebihan Beban
Saat AC mencoba berfungsi dengan baik tanpa tingkat refrigeran yang memadai, sistem akan bekerja secara keseluruhan. Akibatnya, AC bisa menjadi terlalu panas dan berhenti bekerja atau lebih buruk lagi, mulai terbakar.
Jika terjadi kelebihan beban pada AC, segera matikan sistem dan cabut dari stopkontak. Hubungi salah satu teknisi AC untuk pemeriksaan, diagnostik, dan perbaikan unit untuk mengetahui apa yang menyebabkan AC terlalu panas.
Baca Juga: Apakah Menyalakan AC Sepanjang Hari Lebih Hemat?
Penggunaan AC secara terus menerus juga dapat menimbulkan bahaya kebakaran, sehingga hindari hal itu.
4. AC Membeku
Tanda lain kebocoran pada kondensor adalah saat unit AC mulai membeku. Membeku, ditambah dengan udara hangat yang keluar dari unit, menunjukkan kebocoran refrigeran pada AC.
5. AC Bocor
Saat AC yang beku mulai mencair, air akan bocor dari ventilasi. Saluran pembuangan yang tersumbat juga menyebabkan air bocor keluar dari unit.
Keduanya disebabkan oleh kesalahan pada kumparan kondensor, khususnya kebocoran. Teknisi akan dapat membuka sumbatan saluran pembuangan dan menemukan sumber masalahnya.
