Desain interior kamar tidur dapat berperan lebih dari sekadar memberikan nilai estetika saja. Namun, ini dapat memberikan kenyamanan saat beristirahat.
Mulai dari pemilihan furnitur, palet warna, hingga rutinitas pembersihan dai dalam kamar tidur, dapat mengubah pola tidur seseorang.
Baca Juga: Catat! Ini Ukuran Karpet Kamar Tidur yang Ideal
Phil Lawlor, Pakar Tidur di , berbicara kepada House Beautiful UK tentang kesalahan desain interior terbesar yang dapat membatasi jumlah waktu dan kenyamanan tidur.
Desain Interior Kamar Tidur yang Salah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa desain interior kamar tidur yang salah dan harus dihindari seperti berikut ini.
1. Salah Memilih Kasur
Tempat tidur dapat berdampak besar pada kualitas tidur, karena kasur yang salah dapat menyebabkan tulang belakang tidak sejajar, yang dapat menyebabkan sakit punggung dan gangguan tidur.
“Penting bagi Anda untuk berinvestasi pada kasur berkualitas baik yang menopang di seluruh titik tekanan, termasuk bahu, pinggul, dan pangkal tulang belakang,” jelas Phil.
Baca Juga: 7 Ide Cat Kamar Tidur yang Bisa Membuat Tidur Lebih Nyenyak
Sebagai pedoman umum, kasur harus diganti setiap enam hingga delapan tahun. Namun, jika kalian merasa kasur tidak senyaman atau tidak memberikan dukungan sebagaimana mestinya, atau jika ada tanda-tanda keausan, mungkin inilah saatnya untuk membeli kasur baru.
Saat membeli kasur baru, perhatikan tingkat kekencangannya karena ini akan menentukan bagaimana kasur tersebut akan menopang posisi tidur.
Kasur empuk berukuran sedang hingga sedang akan cocok jika kalian suka tidur miring. Jadi kasur berukuran sedang atau keras adalah pilihan terbaik.
Baca Juga: Tips Desain Interior Kamar Tidur Agar Istirahat Lebih Berkualitas
Lebih lanjut, Phil mengatakan jika tempat tidur harus diposisikan dengan baik. Idealnya, pintu kamar tidur harus terlihat dari tempat tidur, namun tempat tidur hanya boleh terlihat sebagian dari pintu.
“Ini dapat membantu memberikan rasa aman yang lebih besar, karena Anda dapat dengan mudah melihat siapa yang datang dan pergi, tanpa mereka melihat Anda,” jelas Phil. Dan hindari juga menempatkan kepala tempat tidur di dinding dengan pipa yang berisik.
2. Warna Terlalu Terang
Perlu diingat bahwa warna cerah dan berani dapat menstimulasi pikiran dan membuat sulit tertidur. Mengecat dinding dengan warna biru pastel yang menenangkan, merah muda kehitaman, hijau sage, atau krem dapat membantu menciptakan rasa rileks. “Anda selalu dapat mencerahkannya dengan beberapa aksesori seperti bantal beraksen dan selimut,” saran Phil.
Baca Juga: Warna Cat Kamar Tidur Elegan
Warna gelap dan alami seperti biru tua, abu-abu, kelabu tua, dan hijau berdaun tua juga merupakan pilihan bagus untuk kamar tidur. Ini karena dapat memberikan perasaan nyaman dan nyaman tanpa merangsang pikiran secara berlebihan.
3. Gorden Terlalu Tipis
Gangguan cahaya dari luar dapat memengaruhi kualitas tidur. “Meskipun Anda bisa mematikan lampu di malam hari, cahaya masih bisa masuk ke kamar dari lampu jalan dan bulan,” kata Phil.
Meskipun tirai tipis dapat membiarkan masuknya sinar matahari yang indah di siang hari, tirai tersebut tidak akan menghalangi cahaya dari luar di malam hari. Ini dapat mencerahkan kamar dan membuat tetap terjaga.
Baca Juga: Tips Desain Kamar Tidur Ber AC Agar Lebih Nyaman dan Sejuk
Untuk memperbaikinya, pertimbangkan untuk mengganti tirai tipis dengan tirai anti tembus pandang atau tirai anti tembus pandang. Tirai harus sesuai dengan lebar penuh jendela untuk meminimalkan cahaya masuk melalui samping.
4. Aroma yang Tidak Menyenangkan
Banyak orang yang menyukai aroma wangi di dalam kamar tidurnya. Namun, tidak semua aroma dapat menenangkan. Aroma seperti peppermint dapat meningkatkan kewaspadaan dan daya ingat.
Sedangkan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Neuroscience, aroma bunga dapat meningkatkan relaksasi. Phil menyarankan untuk memilih wewangian yang menenangkan seperti lavender, kamomil, dan kayu cedar. Aroma ini dapat membantu menenangkan diri dan tertidur.
5. Kamar yang Berantakan
Kamar tidur yang berantakan dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk bersantai di penghujung hari, karena hal itu dapat dengan cepat membuat pikiran kewalahan dan memberikan perasaan memiliki tugas yang belum selesai.
Tugas sederhana seperti merapikan tempat tidur setiap pagi dan membereskan barang-barang yang berantakan dapat membantu untuk tertidur setiap malam.
Baca Juga: Ide Desain Kamar Tidur Estetik yang Minim Biaya
Untuk menghindari menghabiskan malam hari dengan beres-beres, Phil menyarankan untuk menggunakan tempat sampah atau keranjang penyimpanan di kamar sehingga kalian dapat dengan cepat menyimpan barang-barang berantakan di ruangan lain, siap untuk ditata di pagi hari.
