Schneider Gelar Innovation Day Jakarta 2024
News

Dukung Masa Depan Keberlanjutan, Schneider Electric Gelar Innovation Day Jakarta 2024

Schneider Electric menggelar Innovation Day Jakarta 2024 dengan tema Driving Sustainable Growth Through Innovative Building and Industrial Solutions.

Dalam acara ini, ditampilkan inovasi terkini dalam produk dan solusi Schneider Electric yang menggabungkan digitalisasi, elektrifikasi, dan otomasi untuk mendukung terciptanya masa depan berkelanjutan dalam bangunan dan industri.

Baca Juga: Diklaim Lebih Hemat 95 Persen, Ini Konsep Rumah Pasif

Merupakan platform dialog antara pelanggan, mitra distributor, system integrator, panel builder, dan pemangku kepentingan lainnya, sebelumnya Innovation Day diadakan di Medan dan Surabaya.

Schneider Electric juga menampilkan berbagai layanan dan solusi untuk memberikan pengalaman personal dari manajemen energi dan teknologi otomatisasi industri guna mempercepat transformasi digital bisnis.

Baca Juga: Signify Luncurkan Philips UltraEfficient LED, Sebagai Solusi Pencahayaan Hemat Energi

Di antaranya, EcoConsult Consulting Services, EcoStruxureTM Automation Expert, Lexium Cobot, EcoStruxureTM Building Activate, MasterPacT MTZ Active, WOTPC ACTS (Automatic Closed Transfer Switch), Galaxy V Series UPS, SM AirSetTM.

Survei Schneider Electric Green Impact Gap 2024

Hasil Survei tahunan Schneider Electric, Green Impact Gap 2024
Hasil Survei tahunan Schneider Electric, Green Impact Gap 2024, Foto: Dok. Schneider

Lebih lanjut, survei tahunan yang dilakukan oleh Schneider Electric Green Impact Gap 2024, menunjukkan kesadaran perusahan di Asia semakin tinggi dalam mengutamakan keberlanjutan.

Schneider Electric Green Impact Gap 2024 dilakukan di sembilan negara Asia dengan melibatkan 4.500 pemimpin bisnis termasuk Indonesia.

Baca Juga: Arsitek Indonesia Borong Gelar Juara Lomba Desain Onduline Green Roof Awards 2023 ASIA

Sebesar 98 pemimpin bisnis di Indonesia, mengatakan telah menetapkan target keberlanjutan, dengan 71 persen menyatakan keberlanjutan sebagai prioritas utama. Serta 48 persen mengatakan peningkatan peluang bisnis merupakan pendorong utama inisiatif keberlanjutan.

Sebanyak 38 persen perusahaan di Indonesia menyatakan berencana menginvestasikan lebih dari USD 1 juta untuk meningkatkan keberlanjutan operasional mereka dalam dua tahun ke depan.

Dengan digitalisasi (44%) dan keberlanjutan rantai pasokan (43%) menjadi dua fokus utama dalam investasi ini.

Sebuah Tantangan yang Menjadi Hambatan

Terlepas tingginya kesadaran dari tujuan keberlanjutan (98%), namun baru setengahnya (51%) yang memiliki rencana aksi yang jelas termasuk upaya dekarbonisasi.

Beberapa tantangan yang menjadi hambatan dalam upaya dekarbonisasi mereka seperti keterbatasan
ketersediaan energi bersih atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang belum mencukupi kebutuhan (39%). Kemudian kendala operasional, kebijakan, dan finansial (masing-masing 32%), serta minimnya akses terhadap data yang memadai (29%).

Baca Juga: Berkonsep Hunian Ramah Lingkungan, Ini Klaster Pertama Altea BLVD Rivara!

Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, menjelaskan jika kendala utama yang sering ditemui adalah keterbatasan data operasional. Sehingga menyebabkan para pelaku bisnis kesulitan dalam memetakan masalah serta mengambil langkah strategis dalam memulai aksi keberlanjutan.

Baca Juga: Kampanye Earth Life Matters, Wujud Inisiatif Keberlanjutan Astra Property Terhadap Lingkungan

“Melalui acara Innovation Day Jakarta 2024, Schneider Electric ingin membantu para pelaku bisnis Indonesia untuk mengakselerasi aksi keberlanjutannya.

Khususnya dalam upaya dekarbonisasi dengan solusi terintegrasi mulai dari konsultasi dalam pemetaan masalah dan pembuatan rencana aksi. Hingga implementasi solusi digital dan otomasi yang mendukung tujuan keberlanjutannya,” kata Martin.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *