Bantal Side Slipper Pillowblox
Tips & Trik

Kesalahan dalam Memilih Bantal Tidur, Salah Satunya Abai Posisi Tidur!

Meskipun terlihat sepele, namun memilih bantal tidur adalah hal yang cukup rumit.

Pasalnya, dalam memilihnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk posisi tidur seseorang.

Jon Eilenberg, senior ergonomics engineer di Casper mengatakan pada Livingetc, dalam pemilihan bantal tidur, masing-masing orang memiliki prefensinya masing-masing.

Baca Juga: Desain Interior Kamar Tidur Kecil yang Nyaman

Mulai dari bantal yang empuk, datar, keras, berisi, tipis, atau tebal, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Namun, kesalahan yang sering dilakukan adalah dengan menumpuk terlalu banyak bantal untuk menutupi kekurangan tingginya.

Kesalahan dalam Memilih Bantal Tidur

Dalam pemilihan bantal tidur, tak hanya kenyamanan saja, namun hal ini mempengaruhi kesehatan.

Side Slepper Pillowblox
Kesalahan Dalam Pemilihan Bantal, Foto: Pexels: Castorly Stock

Sebab, kesalahan dalam memilih bantal tidur akan mengakibatkan sakit kepala hingga leher.

1. Bantal Terlalu Tinggi atau Rendah

Bantal yang terlalu tinggi atau rendah akan memaksa tulang belakang untuk membungkuk sehingga menimbulkan masalah kesehatan.

Eilenberg mengatakan bantal yang paling baik adalah dapat menjaga tulang belakang tetap sejajar.

Biasanya, banyak orang menyukai rasa empuk, padahal ini tidak memberikan manfaat apapun untuk tubuh.

Baca Juga: Catat! Ini 5 Tanda Bantal Harus Diganti, Agar Tidak Sakit Kepala

Sebagai pilihan, Pillowblox menghadirkan side sleeper pillow yakni bantal yang dikhususkan untuk seseorang dengan posisi tidur menyamping.

Dengan ketinggian yang pas, bantal ini memberikan dukungan pada leher dan bahu dengan posisi 90 derajat.

2. Tidak Memilih Bantal Sesuai dengan Posisi Tidur

Amelia Jerden, pakar aksesori tidur di Sleepopolis, mengatakan, “Yang terpenting, menurut saya, adalah posisi tidur utama Anda, tidur telentang, miring, atau tengkurap.”

Sebagai aturan umum, seseorang yang tidur menyamping disarankan untuk memilih bantal yang memiliki ketinggian dan tingkat kenyamanan firm.

Seperti halnya side sleeper pillow dari Pillowblox, yang memiliki tingkat keempukan dan ketinggian yang pas untuk orang Indonesia.

Bahkan, side sleeper pillow dari Pillowbox ini memiliki dua pilihan kekerasan dalam 1 bantal, yakni firm (lebih keras) dan soft (lebih empuk).

Ini memberikan pengguna pilihan sesuai dengan preferensi masing-masing.

3. Tidak Memperhatikan Nyeri Kronis

Salah satu kesalahan seseorang memilih bantal yang paling umum adalah tidak memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri salah satu nyeri yang dirasa di tubuhnya.

Pakar tidur James Wilson dan pendiri kipmate, menjelaskan pada theenglishhome.co.uk, untuk nyeri kronis yang penting adalah leher dan kepala ditopang dengan benar, sehingga berada dalam posisi netral.

Baca Juga: Catat! Ini Tips Memilih Ukuran Kasur Agar Sesuai dengan Kebutuhan

Inilah mengapa sangat penting untuk mempertimbangkan kembali posisi tidur, yang akan membantu menemukan bantal yang menyangga tulang belakang dengan benar.

4. Tidak Berinvestasi ke Bantal Terbaik

Pemilihan bantal secara asal, akan berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan.

Sehingga, disarankan untuk memilih bantal tidur dengan kualitas terbaik, seperti bantal side sleeper dari Pillowblox yang bisa ditemukan di berbagai e-commerce seperti Shopee, atau Tokopedia.

Padahal, dengan memilih bantal yang berkualitas, merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *