Cara Mempersiapkan Bekal Makanan Anak
Tips & Trik

Kotak Makan Plastik Seperti Apa yang Aman? Ini Penjelasannya!

Mempersiapkan makanan sehat untuk si kecil dan keluarga menjadi bagian dari tugas sehari-hari di dalam rumah. Selain memilih menu makanan yang sehat dan bergizi, pemilihan kotak makan plastik juga harus diperhatikan dengan baik.

Sebab, tidak semua kotak makan plastik dapat digunakan sebagai wadah penyimpanan makanan dan baik untuk kesehatan.

Baca Juga: Tips Menyiapkan Bekal Makanan Sehat Anak & Keluarga dari IKEA

Menurut dokter spesialis anak, dr. Claudy Bunga Saing, Sp.A, penggunaan wadah untuk bekal anak dapat memengaruhi kesehatan. Ia menjelaskan jika wadah makanan plastik yang aman adalah yang BPA free.

Kapan Kotak Makan Plastik Harus Diganti?

Kotak Makanan Plastik dari IKEA
Kotak Makanan Plastik dari IKEA, Foto: Dok. IKEA Indonesia

Lebih lanjut, kotak makanan plastik BPA free juga memiliki masa pakai, meskipun tidak dapat ditetapkan dengan jangka waktu berapa tahun.

“Sebenarnya kotak makanan plastik BPA free tidak ada masa pakainya yang pasti, entah satu tahun atau berapa lama. Namun, yang harus diperhatikan adalah tanda jika produk tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali. Jika terlihat sudah rusak dan tidak layak pakai, sebaiknya hindari,” tambah dr. Bunga.

Baca Juga: Cara Membersihkan Wadah Plastik yang Kusam dengan Produk Rumahan

Sementara itu, meskipun tahan terhadap panas, kotak makanan BPA free ini juga harus dirawat dengan baik dengan pembersihan secara berkala.

Berbahan Plastik atau Kaca?

Selain kotak bekal makanan berbahan plastik, ada pun kotak bekal makanan yang memiliki bahan kaca. Biasanya, wadah penyimpanan kaca ini disarankan untuk penyimpanan makanan di dalam kulkas.

Sementara yang berbahan plastik, bisa menjadi pilihan tepat digunakan untuk bekal makanan anak ke sekolah karena bobotnya yang ringan.

Baca Juga: Tahu Tahan Berapa Lama di Kulkas? Ini Tips dan Kesalahan Penyimpanannya!

Tak hanya jenis wadah makanannya saja, namun ternyata cara menyimpan makanan juga dapat memengaruhi nutrisi makanan tersebut. dr Bunga menjelaskan jika sebaiknya makanan harus segera dikonsumsi tanpa menyimpannya di kulkas.

“Makanan yang dihangatkan kembali berkali-kali akan berkurang nutrisnya, sehingga disarankan untuk langsung menyantapnya tanpa menyimpannya terlebih dahulu,” tambah dr Bunga sambil menjelaskan, “Terlebih ketika makanan tersebut dihangatkan kembali dengan minyak yang sudah tidak layak pakai.”

Namun, ia masih memperbolehkan untuk mengonsumsi makanan yang disimpan di dalam kulkas dengan waktu satu hari.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *