Daya watt lampu kamar mandi
Dekorasi

Lampu Kamar Mandi Berapa Watt? Ini Penjelasannya

Pencahayaan di area kamar mandi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi tampilannya. Terlebih di dalam kamar mandi dengan luasan terbatas.

Meskipun memberikan efek lebih intim dan nyaman, namun lampu dengan keadaan lebih redup akan memberikan efek kamar mandi lebih kecil.

Baca Juga: Cara Membersihkan Saklar Lampu Hanya dengan Dua Bahan!

Sebaliknya, pemilihan lampu yang lebih terang memberikan kesan kamar mandi lebih lapang dan bersih. Namun, sebenarnya lampu kamar mandi berapa watt? Ini tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Lampu Kamar Mandi Berapa Watt?

Pencahayaan di Kamar Mandi
Ilustrasi: Pencahayaan di Kamar Mandi/ Foto: Unsplash/ Point3D Commercial Imaging Ltd

Dilansir dari Badeloft Luxury Bathroom, untuk kamar mandi utama atau tamu disarankan 75 hingga 100 watt. Namun, untuk kamar mandi berukuran kecil atau sedang seperti setengah kamar mandi dengan ruang rias, daya 45-60 watt bisa digunakan.

Watt yang lebih tinggi memberikan lebih banyak kecerahan dan intensitas cahaya yang dapat menyilaukan untuk ruangan yang lebih kecil, menjadikan 45-60 watt ideal untuk rata-rata kamar mandi. 

Baca Juga: 4 Model Lampu Ruang Tamu Minimalis Terbaru dan Tips Meletakkannya

Watt bola lampu akan menentukan keluaran daya dan kecerahannya secara umum. Semakin tinggi wattnya, semakin kuat dan terang cahayanya. Intensitas cahaya juga merupakan salah satu faktornya, karena cahaya yang intens dapat mengiritasi mata. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Lampu Kamar Mandi

Lampu di Kamar Mandi
Lampu di Kamar Mandi/ Foto: Unsplash (Curtis Adams)

Selain daya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih lampu kamar mandi, seperti berikut ini.

1. Bentuk Bohlam

Bohlam sumber cahaya akan berdampak signifikan pada cara menerangi suatu area. Selain itu, bentuk tertentu dirancang untuk perlengkapan tertentu, jadi kalian harus memahami bentuk mana yang harus dipilih. Bentuk bohlam yang umum adalah:

  • Standard Household
  • Tubular
  • Globe
  • Reflector
  • Candle
  • Parabolic Aluminized Reflector
  • Mini Reflector

2. Jenis Bohlam

Jenis bohlam menentukan cara bohlam menampilkan cahaya. Hal ini memengaruhi umur panjang bohlam dan seberapa panas bohlam tersebut. Berikut beberapa jenis bohlam:

  • Pijar
  • Halogen
  • CFL (lampu neon kompak)
  • LED (light emitting diode)

3. Jenis Lampu

Ada beberapa jenis lampu yang bisa menjadi pilihan sesuai dengan fungsinya, seperti lampu tugas, ambient, dan lampu dekoratif.

Lampu tugas memberikan peningkatan pencahayaan pada area tertentu, menjadikannya bagus untuk melihat objek dengan kontras rendah dan lebih kecil.

Baca Juga: Tips Memilih Pencahayaan di Rumah yang Tepat

Mereka ideal untuk tempat kerja, dapur, atau area membaca karena membantu memberikan pencahayaan area yang luas ke area kecil. 

Kemudian lampu atau pencahayaan ambient berfungsi untuk memberikan penerangan keseluruhan pada sebuah ruangan, menciptakan tingkat cahaya yang konsisten. Lampu ini ideal untuk ruang bersama yang luas karena membantu menetapkan tingkat pencahayaan umum. 

Baca Juga: Floor Drain Kamar Mandi Berbau dan Tersumbat? Ini Cara Mengatasinya

Sedangkan lampu dekoratif memprioritaskan estetika daripada pencahayaan untuk menciptakan tontonan megah di kamar mandi.

Pencahayaan dekoratif menggunakan bentuk, pola, dan desain abstrak untuk menciptakan sesuatu yang unik untuk kamar mandi. Lampu gantung dan sconce adalah contoh khas pencahayaan dekoratif.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *