President Director TÜV Rheinland Indonesia, Nyoman Susila dan General Manager The Gaia Hotel Bandung, Novi Samodro berfoto bersama
News

The Gaia Hotel Bandung Berhasil Raih Sertifikasi Global Tourism Council dari TÜV Rheinland

The Gaia Hotel Bandung berhasil meraih Sertifikasi Global Tourism Council (GSTC) yang diumumkan oleh TÜV Rheinland, lembaga pengujuan, inspeksi, dan sertifikasi global.

Secara resmi, membuat hotel bintang lima tersebut menjadi pionir yang teruji netralitass global dalam praktik keberlanjutan.

Baca Juga: IHG Rayakan 100 Pembukaan Hotel voco, Brand Premium dengan Pertumbuhan Tercepat

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/25), Nyoman Susila, President Director TÜV Rheinland Indonesia mengatakan jika ini merupakan sinyal penting bagi pasar global.

“Sertifikasi ini adalah sinyal yang kuat bagi pasar internasional. Ketika sebuah hotel bersertifikasi di Indonesia. Hal itu, berarti Indonesia mampu berkompetisi dan memenuhi ekspektasi global, sehingga menarik investasi dan kunjungan wisatawan berkualitas,” papar Nyoman Susila.

Komitmen Keberlanjutan

Selama sekitar tiga bulan, TÜV Rheinland melakukan audit komprehensif dan menunjukkan terhadap komitmen The Gaia Hotel terhadap empat pilar GSTC.

Yakni, manajemen berkelanjutan, sosial-ekonomi, budaya dan lingkungan berada di atas rata-rata industri.

Novi Samodro, General Manager The Gaia Hotel Bandung menegaskan jika sertifikasi ini merupakan strategi jangka panjang, bukan sekadar kewajiban administratif.

Baca Juga: Rekomendasi Hotel Estetik dan Ramah Anak di Jakarta Untuk Habiskan Libur Lebaran

“Bagi Gaia Hotel, standarisasi GSTC bukan biaya tambahan, tetapi investasi fundamental atas janji kualitas kami kepada tamu dan seluruh pemangku kepentingan.

Sertifikasi ini mengonfirmasi bahwa program dan inisiatif yang kami jalankan sudah sejalan dengan prinsip global terbaik, ” jelasnya.

Memenuhi Kriteria GSTC

Lebih lanjut, sejumlah praktik di The Gaia Hotel dinilai telah memenuhi kriteria GSTC dan dapat menjadi benchmark bagi industri lain.

Antara lain penerapan kebijakan tanpa single-use plastic di seluruh layanan, penggunaan 100% lampu LED yang dipadukan dengan sistem LUTRON dan BAS untuk memantau efisiensi energi, serta komitmen mengutamakan pemasok lokal untuk bahan makanan dan kebutuhan operasional sehingga manfaat ekonomi pariwisata langsung dirasakan komunitas sekitar.

Baca Juga: Liburan Tahun Baru? Alila Villas Uluwatu, Bali Menawarkan Pengalaman Menarik!

Berbagai studi di industri perhotelan menunjukkan bahwa langkah-langkah hijau seperti efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan sampah, dan sustainable sourcing.

Hal ini bukan hanya menurunkan jejak lingkungan, tetapi juga menekan biaya operasional dan meningkatkan kepuasan tamu, membuat keberlanjutan menjadi keputusan bisnis yang cerdas.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *