Ciri kulkas harus diganti
Home Appliance

Ternyata Ini Penyebab Kulkas Tidak Mau Dingin!

Kulkas menjadi salah satu alat elektronik yang paling diandalkan untuk penyimpanan bahan makanan. Oleh sebab itu, penggunaannya 24 jam non stop dapat mengurangi masa pakai serta cara kerjanya.

Ada beberapa masalah yang biasanya ditemukan pada kulkas rumah tangga, salah satunya kulkas tidak mau dingin.

Baca Juga: Catat! Ini Cara Menyimpan Tauge di Kulkas Agar Tahan Lama

Jika menemukan masalah seperti ini, hendaknya kalian mencari tahu terlebih dahulu penyebabnya sebelum mengganti dengan kulkas yang baru.

Penyebab Kulkas Tidak Mau Dingin

Penyebab Kulkas Tidak Mau Dingin
Penyebab Kulkas Tidak Mau Dingin/ Foto; Pexels; Kindel Media

Dilansir dari Better Homes and Gardens, kulkas yang tidak dingin dapat membuat bahan makanan lebih mudah rusak.

Jika kalian melihat ada beberapa bahan makanan yang lebih cepat rusak, ini menjadi salah satu indikator kulkas mengalami masalah pendinginan. Berikut beberapa penyebab kulkas tidak mau dingin.

1. Pengaturan Suhu yang Salah

Hal pertama yang harus diperiksa jika kulkas tidak dingin adalah pengaturannya. Terkadang pengaturan suhu yang salah akan membuat kulkas tidak terasa dingin.

Jika terlalu tinggi, ubah suhunya untuk memastikan makanan tetap dingin. Setelah suhu diubah, diperlukan waktu sekitar 24 jam agar suhu di dalam lemari es menjadi stabil. 

Baca Juga: Simak! Ini Cara Menyimpan ASI di Kulkas 1 Pintu

Periksa kembali suhu setelah periode ini untuk menentukan apakah perbaikan ini berhasil. Jika tidak, lanjutkan ke kemungkinan penyebab berikutnya.

2. Isi Kulkas yang Terlalu Penuh

Penyebab lainnya kulkas tidak dingin kemungkinan lemari es terlalu penuh. Demikian pula, jika isinya berantakan atau tertumpuk sembarangan, hal ini dapat berdampak pada pengoperasian pendinginan alat.

Untuk mengatasinya, kalian harus mengatur bahan makanan yang disimpan di kulkas dan menguranginya. 

Baca Juga: Catat! Ini Penyebab Kompresor Kulkas Rusak

Namun, jika lemari es benar-benar kosong atau hampir kosong, masalah pendinginan serupa mungkin terjadi, jadi sebaiknya isi lemari es sekitar setengah hingga tiga perempatnya agar pendinginan optimal.

3. Ventilasi Udara Tersumbat

Udara dingin yang dihasilkan lemari es harus dapat mengalir ke kompartemen tertutup pada freezer dan lemari es. Jika ventilasi udara di dalam kulkas terhalang oleh makanan, minuman, atau benda lain, hal ini dapat menghambat kemampuan pendinginan dan efisiensi alat.  

Selain itu, jika ventilasi udara penuh dengan kotoran, es, tumpahan makanan, atau bahan lainnya, hal ini dapat menghalangi masuknya udara sejuk ke dalam lemari es.

Baca Juga: Menawarkan Kesegaran Lebih Lama, Ini Kelebihan Kulkas Modena Terbaru!

Untuk mengatasi masalah ini, bersihkan ventilasi udara  dan atur ulang lemari es agar tidak ada yang menghalangi ventilasi udara. 

Hal ini akan mengembalikan aliran udara dingin ke dalam kulkas dan kompartemen freezer serta meningkatkan efisiensi lemari es secara keseluruhan.

4. Salah Menempatkan Kulkas

Penempatan kulkas yang salah bisa membuat alat sulit mempertahankan suhu. Pada umumnya, kulkas ditempatkan di dalam ruangan.

Sehingga, jika kulkas diletakkan di area outdoor atau yang terpapar udara panas, akan kesulitan dalam proses pendinginan.

Akan tetapi, meskipun kulkas diletakkan di dalam ruangan, jika di samping jendela atau pintu, ini akan membuat kulkas juga sulit untuk menjaga isinya tetap dingin.

Baca Juga: Simak! Ini Cara Menyimpan Cabai di Kulkas Agar Lebih Awet

Selain itu, lemari es memerlukan setidaknya 1,25 cm ruang di bagian samping dan 2,5 cm penuh di bagian belakang untuk sirkulasi udara yang baik.

5. Kumparan Kondensor Kotor

Kumparan kondensor terletak di bagian belakang lemari es dan merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan. 

Jika kumparan kondensor terlapisi debu, kotoran, sarang laba-laba, atau kotoran lainnya, maka kumparan tersebut tidak akan dapat berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan berkurangnya kemampuan pendinginan.

Baca Juga: Berapa Watt yang Digunakan Kulkas Per Jam? Ini Cara Hitungnya

Biasanya, produsen lemari es akan memberikan petunjuk pembersihan koil kondensor dalam manual pengoperasian alat. Untuk mengembalikan fungsi pendinginan, baca dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh produsen untuk mempelajari cara membersihkan koil kondensor.

6. Permukaan Tidak Rata

Jika permukaan meletakkan kulkas tidak rata, ini dapat memengaruhi fungsi peralatan. Kemungkinan pintu tidak dapat ditutup dengan benar sehingga menyebabkan masalah pada pendinginan.

7. Segel Pintu Kulkas Rusak

Pintu lemari es memiliki segel paking yang membantu mencegah udara dingin merembes keluar dari kompartemen tertutup. 

Jika segel paking pada pintu terlalu kotor, aus, atau rusak, hal tersebut dapat menyebabkan pintu tidak dapat menutup dengan benar, sehingga menyebabkan kebocoran udara dingin dari lemari es dan mengurangi kemampuan pendinginan.

Baca Juga: Penyebab Segel Pintu Kulkas Rusak dan Cara Mengatasinya

Selama segel paking masih kotor, dapat digosok hingga bersih dengan kain lembab dan sabun cuci piring. Namun, jika segel paking sudah aus atau rusak parah, mungkin perlu menghubungi ahli perbaikan peralatan untuk mengganti segel paking pada lemari es.

8. Ada Masalah Pada Listrik

Jika lemari es tidak mendapat aliran listrik, alat tidak akan mampu menjaga isinya tetap dingin. Periksa bagian belakang kulkas untuk menemukan stekernya dan pastikan sudah terpasang dengan benar.

Baca Juga: Berapa Lama Kulkas Baru Boleh Dinyalakan? Ini Penjelasannya

Jika lampu di dalam lemari es mati, namun bagian dalamnya tampak dingin, masalahnya mungkin hanya bola lampu yang mati. Namun, jika lemari es tidak mendingin dan lampu tetap mati meskipun alat sudah tersambung ke stopkontak, maka lemari es tidak menerima aliran listrik.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *