Bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 April, Mandarin Oriental Jakarta mengumumkan rangkaian inisiatif keberlanjutan komprehensif.
Sebagai landasan program berkelanjutannya, hotel bintang lima yang merupakan bagian dari portofolio Astra Property ini, mengedepankan prinsip Acting with Responsibility.
Baca Juga: Astra Property Perkuat Komitmen Terhadap Sustainability
Beberapa program berkelanjutan Mandarin Oriental Jakarta mencakup pengelolaan lingkungan, keterlibatan sosial, dan tata kelola yang baik (ESG) yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).
Dalam media gathering yang digelar di Mandarin Oriental Jakarta, Selasa (22/4/25) lalu, Abdul Haris, Assistant Director of Fire Life Health Safety Security Environment Mandarin Oriental Jakarta, menjelaskan Mandarin Oriental Jakarta secara proaktif mengelola risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Program Berkelanjutan di Mandarin Oriental Jakarta

Lebih lanjut, dalam pengelolaan limbah, Mandarin Oriental Jakarta memilah limbah setiap hari menjadi limbah umum, organik, dapat didaur ulang, dan berbahaya.
Bekerja sama dengan pihak ketiga, hotel menjalankan program Black Soldier Fly (BSF) untuk mengubah limbah makanan menjadi pakan ternak.
Baca Juga: Jangan Salah! Ini Cara Pengelolaan Sampah Organik di Rumah
Limbah dikirim ke partner selanjutnya, di mana larva BSF memprosesnya secara efisien. Sementara itu, untuk minyak goreng bekas, hotel bekerja sama dengan STARLAX untuk mendaur ulang minyak goreng bekas menjadi biodiesel.
Sejak 2019, Mandarin Oriental Jakarta telah mengumpulkan 8.991 liter minyak goreng bekas, mengkonversi 8.272 liter menjadi biodiesel.
Baca Juga: Mandarin Oriental, Jakarta Tawarkan Graceful Ramadan MOments
Pendapatan yang dihasilkan, sebesar Rp 59.290.000 telah diinvestasikan kembali ke dalam program komunitas. Ini termasuk proyek Biopore dan dukungan untuk organisasi lokal seperti Desa Citaringgul, Rumah Singgah Peduli, dan Bank Sampah.
Kemasan Ramah Lingkungan Hingga Digitalisasi

Lebih lanjut, salah satu fokus utama hotel ini dalam pengurangan limbah plastik adalah eliminasi plastik sekali pakai. Sehingga, diganti dengan penggunaan kemasan daur ulang untuk layanan take-away, kantong piping yang dicuci dan digunakan kembali setiap hari.
Kemudian, fasilitas teh dalam kamar yang dikemas dengan kemasan berkelanjutan tanpa plastik sekali pakai. Serta sandal kamar yang tidak hanya bebas plastik sekali pakai tetapi juga dapat digunakan berulang kali.
Baca Juga: Astra Land Indonesia Hadirkan DBL Academy di Asya, Pertama di Jakarta?
Untuk memperkuat komitmennya untuk pengadaan bertanggung jawab dengan memastikan bahan baku pertanian utama termasuk kopi, kakao, teh, vanila, cage-free eggs, gula, dan produk kertas bersumber dari supplier bersertifikat.
Validasi ini memastikan kepatuhan terhadap kode etik Mandarin Oriental Hotel Group, termasuk praktik sustainable seafood dengan mematuhi sepenuhnya Panduan Seafood Terancam Punah (Endangered Seafood Guide) WWF dan pengadaan seafood dari sumber berkelanjutan bersertifikat (MSC, ASC, dan AIP).
Selain itu, untuk mengurangi penggunaan kertas, dari proses check-ini hingga tanda tangan elektronik dilakukan secara digital. Sementara itu, untuk mengurangi penggantian linen dan handuk yang tidak perlu, diadakan program green card.
Dengan program ini, para tamu dapat memilih untuk mengganti linen mereka pada hari ketiga masa inap atau lebih awal dengan meletakkan green card di atas bantal.
