Tanaman lidah buaya beracun untuk kucing
Pets

Mengapa Tanaman Lidah Buaya Beracun Untuk Kucing? Ini Penjelasannya

Tanaman lidah buaya termasuk dalam famili Aloaceae dengan nama ilmiah Aloe barbadensis. Biasanya, tanaman ini digunakan untuk tujuan pengobatan seperti pereda luka bakar ataupun untuk kecantikan.

Meski bisa menjadi sebuah pengobatan untuk manusia, tanaman lidah buaya beracun untuk kucing peliharaan. Jika tertelan kucing, akan menimbulkan efek toksik yang berasal dari racun antrasena, glikosida, dan antrakuinon.

Baca Juga: 6 Jenis Kucing Peliharaan yang Ramah dan Mudah Beradaptasi

Dilansir dari Wag Walking, efek dari racun tersebut adalah buang air besar dan muntah. Gejala keracunan umumnya ringan, kecuali kucing memakan tanaman dalam jumlah besar.

dapat mendorong buang air besar dan muntah. Gejala keracunan umumnya ringan, kecuali kucing Anda memakan tanaman tersebut dalam jumlah besar.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Daun yang Mudah Dirawat di Rumah

Adapun beberapa tanda dan gejala kucing yang keracunan tanaman lidah buaya antara lain perubahan warna urine yang menjadi merah, kram perut, muntah, diare, kehilangan selera makan, depresi, kelesuan, dan tremor.

Mengapa Lidah Buaya Beracun Untuk Kucing?

Penyebab lidah buaya beracun untuk kucing
Penyebab lidah buaya beracun untuk kucing/ Foto: Unsplash; pisauikan

Lidah buaya mengandung glikosida, antrasena, dan antrakuinon yang merupakan racun bagi kucing. Bagian beracun dari lidah buaya adalah lateks putihnya bukan gelatin yang ada di dalam daunnya.

Jika tertelan, saponin dapat meningkatkan jumlah lendir dan air di usus besar kucing dan menyebabkan mengalami kram perut, diare, serta muntah.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias Mahal di Dunia, Hingga Mencapai Ratusan Juta

Sehingga, untuk mengatasinya hindari tanaman lidah buaya dari jangkauan kucing. Jika sudah tertelan, hal yang harus dilakukan adalah segera membawa ke dokter hewan.

Bawa sampel lidah buaya ke dokter agar bisa memastikan apakah hal tersebut yang membuat kucing sakit.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Jamur Pada Tanaman Hias Dengan Produk Rumahan

Proses diagnostik dokter hewan akan mencakup pengambilan sampel urine dan darah untuk pemeriksaan darah. 

Dokter hewan mungkin juga akan memeriksakan kucing dengan X untuk memastikan tidak menderita kerusakan organ atau penyakit lainnya. 

Pengobatan Keracunan Lidah Buaya

Perawatan yang diberikan dokter hewan kepada kucing akan bersifat simptomatis, memberikan dukungan agar kucing mulai pulih dari gejalanya. 

Baca juga: Kucing Diare Terus Menerus? Ini Penyebabnya

Dokter hewan akan membuang semua sisa tanaman lidah buaya dari sistem tubuh kucing, yang mungkin memerlukan induksi muntah. 

Setelah membuang semua bahan tumbuhan di perutnya, ia mungkin akan diberikan arang aktif, yang membantu menetralkan racun yang masih tersisa di sistem pencernaannya. Setelah dinetralkan, mereka akan melewati usus kucing dengan aman.

Baca Juga: 6 Makanan yang Tidak Boleh Diberikan Pada Kucing, Salah Satunya Produk Susu!

Kucing mungkin memerlukan cairan infus jika ia mengalami dehidrasi. Terapi oksigen untuk meningkatkan kadar oksigen ke seluruh organ tubuh juga dapat diberikan.

Pemulihan kucing bergantung pada dua hal yakni seberapa banyak lidah buaya yang ia makan dan seberapa cepat ia diberikan perawatan dokter hewan. Dia akan pulih sepenuhnya selama dia menerima perawatan segera.

Jika kucing memang mengalami kerusakan organ, pemulihannya akan memakan waktu lebih lama dan lebih sulit. 

Baca artikel menarik lainnya di https://homeloving.id/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *