Saat tidur malam yang panjang, bantal menjadi benda yang sangat dibutuhkan untuk memberikan kenyamanan. Namun, ternyata pemakaian bantal yang salah tidak akan memberikan kenyamanan, bahkan bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Dilansir dari laman Health Council Canada, bantal yang tidak menyangga otot leher dan bahu dengan baik, dapat menyebabkan sakit kepala. Ada beberapa alasan mengapa bantal dapat menyebabkan sakit kepala, seperti berikut ini.
Alasan Mengapa Bantal Dapat Menyebabkan Sakit Kepala

Mulai dari bantal yang telah usang hingga ketinggian bantal yang salah, berikut alasan mengapa bantal tidur bisa membuat seseorang terserang sakit kepala.
1. Usia Bantal Tua
Jika bantal sudah berusia lebih dari beberapa tahun dan bentuknya sudah tidak mengembang lagi, kemungkinan besar bantal itu tidak bisa memberikan dukungan yang memadai.
Oleh karena itu, mengganti bantal secara teratur atau memilih bantal yang dapat menyangga kepala dengan baik, bisa mencegah sakit kepala akibat ketegangan.
2. Jenis Bantal yang Salah
Jenis bantal yang tepat tergantung pada posisi tidur seseorang. Orang yang tidur miring biasanya membutuhkan bantal yang lebih tebal untuk mengisi ruang antara telinga dan kasur.
Seperti bantal yang ditawarkan oleh Pillowblox yakni bantal khusus side sleeper. Bantal ini dirancang untuk seseorang dengan posisi tidur menyamping.
Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Kasur Vispring Seharga Rp1,5 Miliar
Dengan ketinggian 10,5 cm, bantal side slepeer dari Pillowbox ini dapat memberikan support khusus pada leher dan bahu pada posisi 90 derajat. Sehingga leher tidak tengeng yang menyebabkan sakit kepala.
3. Bentuk Bantal yang Tidak Ergonomis
Bantal yang bentuknya tidak ergonomis tidak dapat menopang kepala dengan baik dan bisa menjadi penyebab sakit kepala.
Bantal bulu, bulu angsa, dan bantal isi serat cenderung kempis dan menggumpal seiring waktu. Sehingga, pilihlah bantal yang terbuat dari memory foam atau latex.
Baca Juga: Agar Tidak Digigit Kutu Busuk di Kasur, Lakukan Hal Ini!
Bantal side sleeper dari Pillowblox dapat menjadi pilihan yang cocok, karena memiliki 2 tingkat kenyamanan dengan material advanced memory foam dan natural latex yang dapat memberikan topangan yang sempurna jika Anda tidur dalam posisi miring. Tak hanya itu, bantal ini juga dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Sebab, bantal side sleeper dari Pillowblox ini memiliki dua sisi yakni firm yang lebih keras dan soft yang lebih empuk.
4. Alergen Pada Bantal
Jika seseorang memiliki alergi, bahan pengisi atau pelapis bantal bisa memicu reaksi yang menyebabkan sakit kepala. Sehingga, kalian memerlukan bantal dan pelapis yang anti alergi dan anti tungau debu untuk menghindari paparan alergen tersebut.
Bantal side sleeper dari Pillowblox berbahan natural latex yakni anti tungau dan alergi sehingga aman digunakan setiap hari.
Dengan memilih bantal yang sesuai dengan kebutuhan dan posisi tidur, kalian dapat meningkatkan kualitas tidur.
