Menyiram tanaman menjadi hal dasar saat merawatnya agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Akan tetapi, banyak orang yang salah dalam waktu dan jumlah penyiraman yang dibutuhkan oleh tanaman.
Sebab, penyiraman yang salah bisa menyebabkan tanaman kering atau bahkan busuk akar karena terlalu banyak air.
Baca Juga: 4 Ide Desain Taman Teras Rumah yang Kecil
Untuk itu, penyiraman harus sesuai dengan kebutuhan harian air tanaman tersebut. Agar tidak salah dalam penyiraman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti berikut ini.
Cara Menyiram Tanaman yang Tepat agar Tidak Mudah Mati

Ada hal yang harus diperhatikan saat hendak menyiram tanaman, mulai dari waktu hingga kondisi tanaman tersebut.
1. Hindari Penyiraman Malam dan Siang Hari
Waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah saat pagi dan sore hari. Sebab, ketika tanaman disiram saat siang hari yang terik, proses penguapan akan lebih cepat dan tanaman tidak mendapatkan nutrisi yang penuh dari air.
Saat malam hari juga tidak disarankan untuk melakukan penyiraman, karena udara lebih lembap dan bisa menjadi faktor penyebab tanaman busuk akar.
2. Tanah yang Masih Lembap Tidak Boleh Disiram
Saat hendak menyiram tanaman, pastikan terlebih dahulu apakah tanaman sudah membutuhkan air atau masih dalam keadaan lembap.
Ini bisa dilihat dari keadaan tanah di dalam pot. Caranya gunakan jari dan tusuk ke dalam tanah, apakah tanah masih terasa lembap atau sudah kering.
Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Tanaman Hias? Ini Tipsnya!
Jika sudah kering, siram tanaman secukupnya, namun hindari ketika tanah terasa lembap agar tidak tumbuh jamur yang menyebabkan tanaman mati.
3. Siram Basah
Ada dua metode penyiraman tanaman, yakni siram semprot dan basah. Penyiraman semprot hanya akan membasahi daun tanaman saja, namun tidak masuk ke dalam tanah.
Sementara itu, penyiraman basah lebih dianjurkan karena air meresap ke dalam tanah dan memberikan nutrisi yang cukup untuk tanaman.
Baca Juga: 5 Tanaman Hias Outdoor yang Tahan Paparan Sinar Matahari
Selain dua metode tersebut, penyiraman juga bisa dilakukan dari bawah, yakni menggunakan wadah berisi air yang diletakkan di bawah pot.
Air akan masuk dari lubang pot dan masuk ke dalam tanah. Penyiraman ini bisa dilakukan pada tanaman yang diletakkan di dalam ruangan.
