Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah diolah menjadi ragam sajian makanan, sehingga banyak dikonsumsi banyak orang.
Salah satu sajiannya adalah telur rebus yang bisa disajikan beragam macam varian masakan. Meskipun lebih nikmat langsung dikonsumsi, namun terkadang sebagian orang menyimpannya untuk dikonsumsi di waktu mendatang.
Baca Juga: Cara Menyimpan Cumi di Kulkas Agar Tahan Lama dan Segar
Dilansir dari Good Housekeeping, penyimpanan yang tepat untuk telur yang mengandung banyak protein ini, sangat penting diperhatikan.
Telur rebus yang kaya akan nutrisi, cocok untuk sarapan sehat, namun telur yang rusak dapat menyebabkan penyakit.
Penyimpanan Telur Rebus yang Benar

Lantas, bagaimana cara menyimpan telur rebus yang paling baik? Menurut Food and Drugs Administration (FDA), telur rebus harus selalu didinginkan pada suhu 4 derajat Celcius atau di bawahnya di dalam kulkas.
Ini untuk memastikan kualitas dan keamanan terbaik dari telur tersebut. Penyimpanan tersebut ditujukan untuk telur rebus yang dikupas atau masih di dalam cangkang.
Baca Juga: Tahu Tahan Berapa Lama di Kulkas? Ini Tips dan Kesalahan Penyimpanannya!
Lebih lanjut, telur yang disimpan dengan benar di kulkas harus dikonsumsi dalam waktu satu minggu setelah dimasak. Kemudian, sama seperti telur rebus yang tidak dikupas, telur yang dikupas dapat bertahan hingga tujuh hari di lemari es jika disimpan dalam wadah kedap udara.
Telur Rebus Tahan Berapa Lama Tanpa Kulkas
Akan tetapi, terkadang ada beberapa orang yang menyimpan telur rebus di luar kulkas. Lantas, telur rebus tahan berapa lama tanpa kulkas?
Sayangnya, telur rebus hanya dapat bertahan selama dua jam di luar kulkas. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, jika telur dibiarkan pada suhu 32 derajat Celcius atau lebih panas, telur tersebut tidak layak dikonsumsi setelah satu jam.
Baca Juga: Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas, Ini yang Tidak Disarankan!
Sebab, telur yang rusak berisiko lebih tinggi terhadap bakteri yang dapat menyebabkan gejala samonella, sehingga sangat penting untuk mengetahui apakah telur tersebut sudah rusak atau belum.
Sama seperti telur segar, kalian harus memeriksa apakah telur rebus berbau busuk; jika telur tersebut berbau seperti belerang atau mengeluarkan bau busuk lainnya, harus segera dibuang.
