Menglola Keuangan Sekolah Anak
News

Butuh Dana Hingga Rp1 Miliar Untuk Sekolah, IKEA Berikan Tips Mengelola Keuangan Persiapan Sekolah Anak

Memasuki tahun ajaran baru, orang tua tak hanya harus mempersiapkan kebutuhan penunjang sekolah saja, namun juga harus memikirkan perencanaan keuangan untuk masa depan anak.

Pasalnya, menurut Rista Zwestika Reni CFP®, WMI, WPS Financial Planner, biaya satu orang anak dari jenjang sekolah dasar hingga sarjana bisa menghabiskan Rp1 hingga Rp3 miliar yang harus dipersiapkan dengan matang.

Baca Juga: Tips Tidur Lebih Nyenyak Dari IKEA, Atur Pencahayaan?

Berdasarkan hal tersebut, IKEA menyadari pentingnya mendukung orang tua dalam merencanakan masa depan anak. Hal ini sejalan dengan visi IKEA untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, termasuk dengan membantu orang tua mengelola keuangan dengan cerdas dalam mempersiapkan anak untuk masuk sekolah.

“Visi utama IKEA adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik termasuk kebutuhan untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak. IKEA berharap dapat menjadi sumber inspirasi dan solusi untuk kebutuhan sekolah anak yang berkualitas dan terjangkau.

Baca Juga: Tips Menyiapkan Bekal Makanan Sehat Anak & Keluarga dari IKEA

Hal ini sejalan dengan ambisi IKEA yaitu untuk menginspirasi dan mendorong orang untuk menjalankan gaya hidup terjangkau dan berkelanjutan yang dapat diakses oleh banyak orang.

Baik itu menghemat pengeluaran melalui pilihan hemat energi atau mengubah fungsi ruang dengan solusi IKEA yang cerdas, setiap perubahan kecil itu penting dan hal yang sama berlaku untuk perencanaan keuangan,” ujar Ririn Basuki, PR & Communication Manager IKEA Indonesia di IKEA Jakarta Garden City, Kamis (19/6/25).

Tips Mengelola Keuangan Persiapan Sekolah Anak

Tips Mengelola Keuangan Persiapan Sekolah Anak
Tips Mengelola Keuangan Persiapan Sekolah Anak, Foto: Dok. IKEA Indonesia

Lebih lanjut, biaya pendidikan mengalami peningkatan setiap tahunnya 10 hingga 20 persen. Untuk itu, Rista menjelaskan harus adanya strategi pengelolaan keuangan yang tepat.

“Melakukan strategi pengelolaan keuangan mulai dari menabung rutin, memahami biaya sekolah secara menyeluruh, hingga menyiapkan dana darurat dapat memberikan ketenangan orang tua dalam menyambut tahun ajaran baru,” jelas Rista.

Baca Juga: Hadirkan Layanan Desain Interior IKEA, Ini Keuntungan yang Didapatkan!

Rista memaparkan jika 76 persen keluarga di Indonesia mengakui anaknya putus sekolah dengan alasan ekonomi. Bahkan, Rista menjelaskan jika sebanyak 14,2 persen anak usia 7-17 tahun dari keluarga mampu (menengah ke atas) tidak besekolah.

“Beberaoa faktor anak-anak dalam kelompok ini putus sekolah mulai dari beban biaya pendidikan, ingin bekerja, hingga pernikahan dini,” tambahnya.

Finansial dan Kenyamanan

Kenyamanan Ruang Belajar Anak
Inspirasi Kenyamanan Ruang Belajar Anak, Foto: Dok. IKEA Indonesia

Untuk memberikan ketenangan dalam mempersiapkan dana sekolah anak, Rista mengatakan jika orang tua harus menabung sesuai dengan kemampuannya. “Sebenarnya tidak ada angka pasti seberapa uang yang harus ditabung atau diinvestasikan. Sebab, semua orang memiliki tujuan yang berbeda,” ujar Rista.

Ia menjelaskan, orang tua harus mengetahui dana tersebut ingin digunakan saat anak di jenjang pendidikan mana. Apakah SMP, atau SMA atau bahkan universitas. Sehingga bisa memetakan seberapa tabungan atau dana yang harus disiapkan.

Baca Juga: Ada Swedish Meatball Gratis Untuk Anggota IKEA Family! Tertarik?

Lebih lanjut, selain dana pendidikan, untuk mendukung anak dalam bersekolah dan belajar, IKEA menghadirkan ruang belajar yang optimal melalui Promo Back to School.

Myrna Laylatul Jannah, Interior Design Specialist IKEA Jakarta Garden City, menjelaskan jika lingkungan yang tepat dapat memainkan peran besar dalam fokus dan motivasi anak.

Desain Kamar dan Ruang Belajar Anak

Myrna mengatakan ada beberapa hal untuk memberikan kesan nyaman di ruang belajar anak. Mulai dari pembagian ruang yang dapat meningkatkan fokus, kenyamanan, dan kemandirian anak.

Kemudian, penggunaan warna-warna lembut dan ceria yang dapat menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus mendukung semangat belajar anak.

Baca Juga: 6 Tips Dekorasi Ruang Tamu untuk Lebaran Ala IKEA

Selain itu, untuk mendukung kegiatan belajar anak, penting juga untuk menyesuaikan perabot dan aksesoris dengan tinggi badan dan aktivitas sehari-hari anak. Seperti penggunaan meja belajar ergonomis hingga tempat penyimpanan yang mudah dijangkau. 

“Meja belajar MICKE menjadi pilihan tepat karena desainnya yang sederhana dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya ruangan. Unit penyimpanannya bisa dipasang di sisi kanan atau kiri, sesuai dengan tata letak ruangan atau preferensi. Drawer stops pada laci mencegah laci tertarik terlalu jauh, sehingga aman digunakan oleh anak,” jelas Angela Krisyanti, IKEA Business Leader.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *